23/07/2024 4:07
SUMUT

BMKG Catat 83 Gempa Guncang Sumut Sepanjang Januari Hingga Februari 2021

Ilustrasi gempa. Ist

Fokusmedan.com : Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kelas I Stasiun Deli Serdang mencatat sepanjang bulan Januari hingga Februari 2021, terjadi 83 gempa yang mengguncang wilayah Sumatera Utara (Sumut) sekitarnya.

Hal ini disampaikan Kepala Stasiun Geofisika Deli Serdang, Agus Riyanto kepada wartawan, Senin (1/3/2021).

“Kajian gempa bumi periode 31 Januari sampai dengan 28 Februari di Wilayah Sumatera Utara sekitarnya jumlah gempa 83 kejadian,” ujarnya.

Agus menjelaskan kedalaman gempa yang terjadi mulai dari sekitar 30 km hingga lebih dari 100 km, dengan mekanisme patahan terdiri atas Subduction Zone, Confirmed Thrust, dan Confirmed Fault.

“Terdapat 26 kejadian gempa bumi akibat aktivitas sesar, 8 kejadian di sesar Aceh Central (Aceh Tengah), 2 kejadian di sesar Aceh South (Aceh Selatan), 2 kejadian di sesar Angkola, 3 kejadian di sesar Batee A (Aceh), 2 kejadian di sesar Renun A (Sumut), 7 kejadian di sesar Toru, dan 2 kejadian di sesar Tripa 2 (Aceh),” ungkapnya.

Masih Agus menjelaskan, magnitudo gempa yang mengguncang wilayah Sumut sekitarnya pada Januari hingga Februari 2021 ini mulai dari kurang 4 magnintudo hingga 5 magnitudo.

Diketahui, gempa bumi dengan magnitudo 5.0 menggetarkan wilayah Sibolga, pada Senin (15/2/2021) kemarin.

Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa ini memiliki parameter update dengan magnitude 5,0. Episenter terletak pada koordinat 1,02 LU dan 98,71 BT tepatnya di laut pada jarak 71 km arah Barat Daya Kota Sipirok, Tapanuli Selatan, Sumatera Utara pada kedalaman 74 km.

Gempa yang terjadi merupakan jenis gempa menengah akibat aktivitas subduksi. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault).

Guncangan dirasakan di daerah Aek Godang, Pandan-Tapanuli Tengah, Sibolga dalam skala intensitas III MMI, yaitu guncangan dirasakan nyata dalam rumah, terasa seakan-akan truk berlalu.

Agus menyampaikan gempa yang terjadi di wilayah Sumut belum terlihat signifikan dibanding Sumatera bagian selatan/timur dan Pulau Jawa.

“Ini yang sedang kami amati terkait trend frekuensi kegempaannya. Untuk Sumatera Bagian Utara belum terlihat signifikan dibanding Sumatra Bagian Selatan/ Timur dan Jawa. Tetapi kita waspada saja,” tukasnya.

(Rio)