15/07/2024 17:53
FOKUS MEDAN

Pensiunan PTPN II Memohon ke Gubernur Sumut Agar Tidak Digusur

Belasan pensiun menggelar aksi unjukrasa. Ist

Fokusmedan.com : Belasan pensiunan karyawan PT Perusahaan Nusantara II (PTPN II) mendatangi rumah dinas kantor Gubernur Sumut di Jalan Sudirman Medan, Rabu (24/2/2021) siang.

Kedatangan mereka untuk meminta bantuan kepada Gubernur Sumut Edy Rahmayadi agar mereka tidak diusir dari rumah di Jalan Melati, Dusun I, Kecamatan Labuhan Deli, Kabupaten Deliserdang, yang telah mereka tempati selama puluhan tahun.

“Pak gubernur bantu kami. Karena kami mau digusur dari rumah PTP yang sudah 40 tahunan kami tempati. Jadi kami minta tolonglah,” kata salah seorang pensiunan Nur hayati di depan rumah dinas gubernur Sumut, Rabu (24/2/2021).

Dijelaskannya, semula rumah dinas yang mereka tempati itu merupakan milik PTPN II. Namun rumah tersebut mereka nilai menjadi milik pensiunan sebagai pengganti santunan hari tua (SHT) yang tidak pernah mereka terima.

Kata Nurhayati, sejak pensiun tahun 2004 hingga saat ini, dia belum pernah menerima SHT dari perusahaan.

“Waktu kami tanya mana SHT kami, pihak perusahaan bilang kalau kami tidak dapat (SHT), karena menempati rumah. Berarti kan SHT kami diganti sama rumah,” ujarnya.

Nurhayati mengatakan, dia dan keluarga telah menempati rumah dinas selama 47 tahun. Namun belakangan, pihak PTPN II gencar mendesak para pensiunan untuk minggat.

Hal itu, lanjutnya, seiring dengan rencana pengembangan dan pembangunan perumahan di wilayah tersebut.

“Setelah mau dibangun lah emplasemen itu, baru kami mau digusur,” ucapnya.

Nurhayati dan rekan-rekannya sesama mantan karyawan PTPN II selama puluhan tahun, meminta Gubernur Edy Rahmayadi memberi solusi atas masalah yang kini tengah mereka hadapi.

Apalagi, dalam proses penggusuran itu pensiunan hanya diberi uang tali asih sebesar Rp20 juta.

“Apalah artinya Rp20 juta tapi kami kehilangan tempat tinggal. Untuk itu kami mengadukan nasib kami ke DPRD Sumut dan ke pak gubernur Edy,” imbuhnya.

(Rio)