
Fokusmedan.com : Setelah mengalami kenaikan secara beruntun dimulai sejak pekan lalu, IHSG pada perdagangan hari ini akhirnya terkoreksi. IHSG ditutup turun 1.03% di level 6.227,73.
Kinerja IHSG yang turun tersebut juga seirama dengan sejumlah bursa Asia lainnya. Artinya memang penurunan kinerja indeks saham ini lebih banyak dipengaruhi oleh penurunan kinerja indeks bursa saham di Asia serta pemicu koreksi karena sentimen teknikal.
“Tekanan terhadap IHSG juga dibarengi dengan aksi jual investor asing yang membukukan penjualan bersih atau Net Sell sebesar Rp103 miliar,” kata Analis Pasar Keuangan Gunawan Benjamin, Rabu (17/2/2021).
Di sisi lainnya, tambahnya, kinerja bursa di Eropa juga dibuka melemah. Di mana kenaikan imbal hasil Treasury AS menjadi salah pemicu pelemahan bursa pada perdagangan hari ini.
Pelaku pasar mulai mencermati produk keuangan dari surat berharga di AS, yang memicu terjadinya tekanan pada bursa di negara lain, termasuk kinerja mata uangnya.
Selain IHSG, kinerja mata uang Rupiah juga mengalami pelemahan yang cukup besar pada hari ini. Rupiah ditutup turun di level 14.020 per US Dolarnya.
“Rupiah mendapatkan tekanan yang cukup besar seiring dengan ekspektasi penurunan suku bunga acuan. Serta daya tarik US Treasury yang mengalami kenaikan belakangan ini,” kata dia.(ng)
