15/07/2024 17:51
FOKUS MEDAN

Marak Aksi Pencurian Sepeda Motor di Jalan Rahmadsyah, Ini Kata Korban

Korban menunjukan bukti laporan. Ist

Fokusmedan.com : Aksi pencurian sepedamotor (Curanmor) marak terjadi di Jalan Rahmadsyah Medan Area.

Salah seorang korban Yusraida (51) bahkan mengatakan aksi Curanmor sudah terjadi selama enam kali.

Kepada wartawan, korban menceritakan aksi Curanmor ini terjadi Minggu (31/1/2021) di siang bolong, di mana dirinya sedang memasak di dapur.

“Kejadiannya saat saya pulang membeli serapan. Saya parkir kereta di garasi samping rumah. Lalu saya masak di dapur. Tidak berapa lama, karena ada keperluan saya mau keluar membeli sesuatu, eh sepeda motor sudah tidak ada,” ujarnya di kediamannya, Senin (8/2/2021).

Dengan mata yang berkaca-kaca, wanita yang menggunakan hijab hitam putih ini mengatakan bahwa sepeda motor itu merupakan milik almarhum abangnya yang enam bulan lalu meninggal.

“Jadi itu sepeda motor almarhum abang saya. Ia masih lajang, ia juga yang menghidupi kami. Saya ini sudah janda, jadi makan dinafkahi abang saya. Sepeda motor itu lah yang ditinggalkan almarhum untuk keperluan kami, namun sekarang sudah lenyap,” ungkapnya.

Pascakejadian tersebut, Yusraida membuat laporan ke Polsek Medan Area, berharap pihak kepolisian dapat menangkap pelaku.

“Kalau polisi tidak bergerak cepat. Aksi pelaku ini semakin merajalela. Sudah enam sepeda motor hilang di sini dalam kurun waktu sebulanan gitu. Dalam bulan ini udah enam kereta hilang, gang subur, langgar, silahturahmi, lorong setia.
Itu lokasi-lokasi hilangnya sepeda motor yang dicuri,” bebernya sembari menunjukkan bukti laporan polisi STTLP/84/K/I/2021/SPKT/ Sektor Medan Area.

Tidak hanya itu, Yusraida juga menyesali sikap petugas yang memaksanya mencari saksi agar memberikan surat rekomendasi agar tetangganya membukakan cctv.

“Kan saya pingin melihat rekaman cctv. Saya mau mastikan apakah benar mantan warga di sini yang mencurinya. Karena beberapa warga mengatakan kalau hilangnya sepeda motor masyarakat di sini, dilakukan pelaku yang sama. Nah saya ingin memastikan itu, namun si pemilik cctv minta rekomendasi dari polisi. Sementara polisi tidak mau mengeluarkan surat rekomendasi kalau tidak ada saksi,” jelasnya.

Hingga kini, lanjut Yusraida, kasus hilangnya sepeda motor miliknya belum juga mendapatkan titik terang.

“Gak ada titik terang. Saya berharap pihak kepolisian cepat mengusut ini,” seraya menambahkan sepeda motor miliknya yang hilang, Honda Beat dengan nomor polisi BK 4016 AGQ.

Sementara, Kanit Reskrim Polsek Medan Area Iptu Rianto mengatakan pihaknya masih menyelidiki kasus pencurian ini.

(Rio)