
Fokusmedan.com : Kanker mulut merupakan gangguan kesehatan dan salah satu jenis kanker yang terjadi pada area mulut, termasuk lidah, gusi, bibir, jaringan dinding mulut, dan bagian langit-langit. Gangguan kesehatan ini terjadi karena pertumbuhan sel pada rongga mulut yang melebihi batas atau tidak normal.
Sayangnya, sebagian orang tidak awas dengan masalah kesehatan ini karena dianggap hal yang sepele. Bukan tanpa alasan, sariawan menjadi gejala paling utama dari kanker mulut, yang sering dianggap sebagai hal yang biasa terjadi.
Namun, hati-hati, sariawan yang mengindikasikan kanker mulut biasanya akan lama sembuh dan terkadang disertai dengan perdarahan.
Selain sariawan yang lama sembuh dan disertai darah, gejala lainnya yang mengindikasikan kanker mulut, antara lain:
• Muncul bercak berwarna putih atau merah pada mulut.
• Terjadi penebalan atau muncul benjolan pada dinding dalam mulut yang tidak menghilang.
• Gigi goyang tanpa adanya penyebab yang pasti.
• Perubahan pada jaringan mulut bukan menjadi tanda tunggal kanker mulut. Kamu juga akan merasakan beberapa kondisi berikut ini.
• Rasa sakit pada mulut, baik ketika diam, mengunyah, atau menelan makanan.
• Sakit tenggorokan.
• Rahang yang terasa kaku atau sakit.
• Perubahan suara ketika berbicara atau bahkan mengalami kesulitan ketika berbicara.
Apa Penyebabnya?
Perubahan atau terjadinya mutasi genetik pada sel di jaringan mulut menjadi penyebab utama dari penyakit kanker mulut. Meski begitu, apa yang menyebabkan terjadinya perubahan atau mutasi inilah yang belum diketahui pastinya. Namun, ada beberapa penyakit yang diduga meningkatkan risiko terjadinya kanker mulut, yaitu:
• Infeksi herpes mulut atau herpes oral.
• Infeksi HPV.
• Penyakit genetik tertentu, seperti diskeratosis Kongenital atau anemia fanconi.
• Berbagai penyakit yang bisa menyebabkan penurunan imunitas atau kekebalan tubuh, salah satunya adalah HIV/AIDS.
Tidak hanya itu, melansir halodoc, Minggu (24/1/2021), usia dan keturunan juga menjadi faktor risiko kanker mulut, biasanya 50 tahun atau lebih. Kebiasaan hidup yang kurang baik pun ternyata turut berperan, seperti berikut ini.
• Konsumsi minuman beralkohol dan merokok.
• Kurang asupan sayur dan buah-buahan.
• Terlalu sering mengunyah buah pinang.
• Paparan sinar matahari berlebihan.
• Tidak menjaga kebersihan dan kesehatan gigi, termasuk tidak menggosok gigi dan membiarkan gigi berlubang.
Inilah mengapa kamu perlu rutin melakukan pemeriksaan gigi setidaknya setiap enam bulan sekali. Bahkan, dokter bisa menyarankan untuk melakukan pemeriksaan lebih sering, bergantung pada kondisi kesehatan mulut dan gigimu.
Jangan cemas, sekarang berobat ke rumah sakit terdekat untuk pemeriksaan gigi sudah lebih mudah.
Mencegah Kanker Mulut
Pengobatan kanker mulut bisa menghabiskan waktu dan biaya yang tidak sedikit. Oleh karena itu, sebisa mungkin lakukan tindakan pencegahan. Memang benar, penyebab yang belum diketahui pasti membuat tindakan pencegahan pun tidak bisa melindungi secara maksimal.
Namun, tidak ada salahnya, bukan?
Lalu, bagaimana caranya? Tentu saja dengan mengurangi atau bahkan menghilangkan faktor-faktor yang meningkatkan risikonya, seperti tidak merokok dan mengonsumsi minuman beralkohol, meningkatkan konsumsi sayuran dan buah, rutin menggosok gigi setidaknya dua kali sehari, dan jangan lupa untuk mengecek kondisi kesehatan gigi.(ng)
