
fokusmedan : Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) kembali menyalurkan bantuan sosial (bansos) di 2021. Bansos ditujukan untuk membantu masyarakat menghadapi dampak pandemi Covid-19.
Mengutip laman resmi kemensos, Kamis (14/1/2021), terdapat 3 bansos yang disalurkan secara serentak di seluruh wilayah Indonesia, mulai 4 Januari 2021.Tiga jenis bansos yang disalurkan, salah satunya Program Keluarga Harapan (PKH).
Berdasarkan informasi dalam akun Instagram resmi Kementerian Sosial, @kemensosri, PKH disalurkan untuk lima kalangan, yakni ibu hamil, anak usia dini, penyandang disabilitas berat, orang berusia lanjut (lansia), dan anak sekolah.
“PKH bagi 10 juta KPM (keluarga penerima manfaat) disalurkan pada bulan Januari dengan anggaran sebesar Rp7,17 triliun,” kata Menteri Sosial Tri Rismaharini dalam akun Instagram Kementerian Sosial.
Adapun rinciannya, ibu hamil dan anak usia dini mendapat bantuan senilai Rp3 juta dalam setahun. Kemudian, penyandang disabilitas dan lansia 70 tahun ke atas mendapat Rp 2,4 juta dalam satu tahun.
Sementara itu, bantuan untuk anak sekolah dibedakan berdasar tingkatannya. Siswa SD/MI/sederajat mendapat Rp900.000 dalam setahun. Siswa SMP/MTs/sederajat mendapat Rp1,5 juta dalam satu tahun. Kemudian, siswa SMA/MA/sederajat dalam setahun mendapat bantuan Rp2 juta.
Bantuan ini disalurkan dalam 4 tahap yakni Januari, April, Juli, dan Oktober 2021.
Penyalurannya dilakukan melalui himpunan bank negara (himbara) yang meliputi BNI, BRI, Mandiri, dan BTN. Selain PKH, Kementerian Sosial menyalurkan bansos Program Kartu Sembako/ Bantuan Panganan Non Tunai (BNPT).
Nilai bantuan yang diberikan melalui BNPT sebesar Rp200.000 per bulan untuk setiap keluarga penerima. Bantuan ini disalurkan lewat himbara selama Januari-Desember 2021. Sedangkan proses pencairan bantuan tersebut dilakukan di e-waroeng terdekat.
Terakhir, Kementerian Sosial menyalurkan bantuan sosial tunai (BST). Bantuan ini bernilai Rp300.000 per bulan. Bantuan disalurkan melalui PT Pos Indonesia selama 4 bulan, terhitung sejak Januari hingga April 2021. Ditargetkan, ada 10 juta keluarga yang menerima bantuan ini.(ng)
