14/07/2024 14:41
NASIONAL

Menhub Minta Sriwijaya & Jasa Raharja Beri Layanan Terbaik ke Keluarga Korban

fokusmedan : Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menginstruksikan kepada maskapai Sriwijaya Air dan Jasa Raharja memberikan layanan terbaik kepada keluarga penumpang korban kecelakaan pesawat. Menhub Budi Karya Sumadi, sebelumnya menjumpai sejumlah keluarga penumpang korban kecelakaan Sriwijaya Air SJ 182 di posko Crisis Center, Terminal 2D Bandara Soekarno – Hatta.

“Kami mengadakan pertemuan dengan keluarga korban, untuk menyampaikan upaya pemerintah memaksimalkan pencarian memberikan instruksi pada pihak Sriwijaya dan jasa Raharja. Pertemuan itu memberikan rasa aman dan kepastian keluarga korban mendapatkan suatu yang baik,” kata Menhub di Posko Crisis Center di Terminal 2D Bandara Soetta,Senin (11/1).

Budi juga menginstruksikan kepada maskapai Sriwijaya Air, untuk memenuhi keinginan keluarga korban, yang meminta jasad korban kecelakaan pesawat ke kampung halaman para korban.

“Dalam kesempatan ini, sekali lagi kami sampaikan kepada jasa Raharja, Sriwijaya Air memberikan pelayanan yang baik. Termasuk di antaranya permintaan dari keluarga korban untuk dimakamkan di asal kota, tidak saja ¬†Jakarta¬†dan Pontianak tapi juga di kota lain,” jelas dia.

Sementara Direktur Utama PT Sriwijaya Air Jefferson mengaku, telah memberikan sejumlah fasilitas bagi keluarga untuk proses identifikasi dan sebagainya.

“Kami sudah menyiapkan fasilitas keluarga korban, berupa penginapan di Hotel Mercure, berikut dengan family asisten untuk membantu pihak keluarga, kami akan melakukan secara maksimal untuk memenuhi kebutuhan anggota keluarga sampai ditemukannya para korban SJ 182,” jelas dia.

Dirut PT Jasa Raharja, Budi Raharjo mengaku, jajarannya telah melakukan komunikasi kepada seluruh keluarga korban dalam penyelesaian proses klaim.

“Dari hasil koordinasi dengan para stakeholder. Dari 62 penumpang, 50 penumpang dan 12 kru, Jasa Raharja telah menghubungi dan mendatangi 24 kota / kabupaten, menyampaikan turut berduka cita dan kami memohon kan untuk bisa memperoleh persyaratan klaim dari Jasa Raharja. Tentunya kami menunggu kepastian dari hasil identifikasi resmi dari pihak DVI Polri Kramatjati. Identifikasi ini kami akan sampaikan kepada ahli waris korban,” jelas dia.(yaya)