Rupiah dan IHSG Naik Tajam, Waspadai Profit Taking

fokusmedan : Sempat turun di sesi perdagangan pertama, IHSG mampu ditutup menguat 2.1% di level 6.104,90.

Data manufaktur nasional yang membaik melebihi ekspektasi menjadi kabar baik bagi pasar keuangan khususnya IHSG di hari ini.

Analis Pasar Keuangan Gunawan Benjamin mengatakan, data PMI nasional naik menjadi 51.3 setelah sebelumnya data PMI sebesar 50.6. Data PMI di atas 50 menunjukan bahwa manufaktur nasional tengah mengalami ekspansi.

“Kenaikan bursa saham di Indonesia juga terdorong oleh membaiknya kinerja bursa saham di Asia,” katanya, Senin (4/1/2021).

Di sisi lain, kata dia, kinerja mata uang Rupiah diperdagangkan menguat di level13.895 per US Dolar. Mata uang Rupiah menguat seiring derasnya investasi asing di tanah air.

“Namun, pelaku pasar akan mulai dikhawatirkan dengan lampiran data yang berpeluang memburuk di akhir pekan ini. Sehingga pelaku pasar harus mewaspadai kemungkinan adanya aksi profit taking,” tandasnya.(ng)