Angka Kesembuhan Covid-19 di Sumut Mencapai 84,66 Persen

fokusmedan : Juru Bicara (Jubir) Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Provinsi Sumut, Mayor Kes dr Whiko Irawan SpB menyampaikan angka kesembuhan pasien Covid-19 meningkat.

“Tercatat saat ini angkanya sudah mencapai sebesar 84,66 persen. peningkatan itu mencapai 0,56 poin dari minggu sebelumnya yang sebesar 84,10 persen,” sebutnya kepada wartawan, Senin (28/12/2020).

Berbanding sebaliknya, terhadap angka kematian, Whiko menyebutkan persentasenya terus mengalami penurunan. Di mana saat ini tercatat sebesar 3,77 persen atau menurun 0,01 poin dari minggu sebelumnya sebesar 3,78 persen.

Ia menjelaskan, saat ini akumulasi angka kesembuhan sudah mencapai 15.162 orang. Kemudian angka konfirmasi positif sebanyak 17.892 orang dan penderita yang meninggal sebanyak 674 orang.

“Jumlah penderita atau kasus aktif Covid-19 yang ada di Sumut ada sebanyak 2.056 orang. Jumlah ini terdiri dari 1.489 penderita yang melakukan isolasi mandiri dan 567 melakukan isolasi di rumah sakit,” jelasnya.

Ia menyampaikan, pemerintah Provinsi Sumut terus mengimbau agar masyarakat dan pelaku usaha untuk tidak membuat perayaan malam pergantian tahun baru 2021. Sebab hal itu dikhawatirkan dapat menimbulkan kerumunan yang berpotensi menyebarkan Covid-19.

“Untuk itu, harus terus berupaya tetap sehat tanpa Covid-19. Untuk itu kita harus selalu laksanakan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari serta meningkatkan imun dengan makan teratur, istirahat yang cukup serta berolahraga dan mengkonsumsi vitamin,” ungkapnya.

Terpisah Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Sumut dr Aris Yudhariansyah memaparkan, hari ini terdapat 82 kasus baru dari 15 Kabupaten/Kota di Sumut. Jumlah terbesar didapatkan dari Kota Medan dengan 38 orang, Deli Serdang 19 orang dan Serdang Bedagai sembilan orang.

Sementara angka penambahan kesembuhan sebanyak 83 orang dari 6 Kabupaten/Kota. Penambahan terbanyak diperoleh dari Kota Medan dengan 34 orang, diikuti Gunung Sitoli dengan 23 orang dan Tapanuli Utara 13 orang.

“Sementara angka kematian didapatkan penambahan dua orang. Masing-masing diperoleh dari Kota Medan dan Batu Bara,” pungkasnya.(riz)