20/06/2024 2:49
EKONOMI & BISNIS

IHSG Dibuka Naik, Rupiah Belum Tertolong Meski Stimulus AS Disepakati  

fokusmedan : Kinerja pasar keuangan nasional kembali dinaungi kabar positif terkait dengan disepakatinya kebijakan stimulus AS. AS pada akhirnya menyepakati stimulus senilai $900 miliar.

Analis Pasar Keuangan Gunawan Benjamin mengatakan, kebijakan stimulus tersebut bisa menjadi angin segar bagi penguatan IHSG, harga rmas dan Rupiah. IHSG dibuka menguat di level 6.131,62.

Sementara itu, kinerja mata uang Rupiah belum juga menunjukan peforma yang membaik. Rupiah masih bergerak stabil dengan kecenderungan melemah di pagi ini.

“Rupiah sejauh ini diperdagangkan dikisaran level 14.117 per US Dolar, setelah pada perdagangan akhir pekan lalu ditutup di level 14.110 per US Dolar,” katanya, Senin (21/12/2020).

Untuk IHSG, sejauh ini memang masih menguat mendekati level resisten 6.170-an. Tetapi tetap hati-hati penguatan IHSG saat ini tengah dibayangi oleh memburuknya kinerja bursa di Asia.

Sejumlah bursa di Asia terpuruk seiring dengan kekuatiran peningkatan jumlah kasus corona dunia yang mencapai 75 juta jiwa.

Gunawan melanjutkan, penyebaran corona tersebut menjadi kabar buruk bagi sejumlah mata uang utama dunia. Inggris yang memberlakukan “PSBB” ketat bisa saja membuat kinerja US Dolar menguat terhadap sejumlah mata uang lainnya termasuk mata uang Rupiah.

“Dan bisa saja pelemahan Rupiah pada hari ini juga dipicu oleh penambahan jumlah kasus Covid-19 meskipun pada dasarnya stimulus di AS menjadi kabar buruk bagi mata uang US Dolar. Karena stimulus membuat suplai US Dolar meningkat yang bisa memicu terjadinya tekanan pada US Dolar itu sendiri,” tegasnya.(ng)