Gubsu Keluarkan Surat Edaran Antisipasi Lonjakan Covid-19 Pasca Nataru

fokusmedan : Ketua Satgas Covid-19 dan selaku Gubernur Sumut Edi Rahmayadi mengeluarkan surat edaran nomor 700/STPCOVID-19/XII/2020 pada tanggal 16 Desember 2020 tentang antisipasi peningkatan kasus covid-19 dan pengamanan masyarakat selama libur Natal 2020 dan Tahun Baru 2021.

Isi surat tersebut menginbau seluruh masyarakat Sumut untuk menjaga suasana tetap kondusif dan bagi Umat Kristiani agar melakukan ibadah dengan hikmat dan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Selanjutnya, tidak melaksanakan perayaan penyambutan tahun baru 2021 yang berpotensi menimbulkan kerumunan massa. Kemudian membatasi perjalanan keluar kota dan sebisa mungkin berkumpul di tempat tinggal masing-masing.

Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Provinsi Sumut Mayor Kes dr Whiko Irawan SpB menyampaikan, tiap daerah diminta agar mengantisipasi datangnya pemudik yang berasal dari daerah dengan zona merah, dengan terlebih dahulu melakukan validasi surat keterangan sehat dan pengecekan suhu tubuh sebelum bergabung dengan sanak keluarga.

Selanjutnya, tiap daerah  menyiapkan tempat isolasi yang cukup baik di rumah sakit maupun tempat isolasi lainnya, untuk mengantisipasi kemungkinan adanya peningkatan penularan Covid-19 pasca libur Natal dan Tahun Baru 2021.

“Begitu juga agar melakukan antisipasi potensi bencana alam yang meliputi banjir, tanah longsor, angin puting beliung, dan gelombang tinggi di laut dan penyebrangan sesuai dengan yang prediksi oleh BMKG,” sebutnya.

Ia memaparkan, saat ini akumulasi kasus konfirmasi positif mencapai 17.095 orang dan angka kesembuhan mencapai 14.354 orang dengan pasien meninggal sebanyak 647 orang.

Angka persentase kesembuhan saat ini, lanjutnya, berada sebesar 83,96 persen dan kematian 3,78 persen. Sedangkan terhadap jumlah Covid-19 aktif sebanyak 2.094 orang penderita.

“Dari jumlah itu sebanyak 1.575 orang melaksanakan isolasi mandiri dan 519 orang lainnya dirawat isolasi di rumah sakit,” jelasnya..

Terpisah Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Sumut dr Aris Yudhariansyah menambahkan, hari ini terdapat penambahan 89 kasus baru konfirmasi dari 13 Kabupaten/Kota. Jumlah terbanyak berasal dari Kota Medan dengan 53 orang, diikuti Pematang Siantar dan Simalungun delapan orang, Deliserdang empat orang, serta Tapanuli Tengah, Serdang Bedagai dan Gunung Sitoli tiga orang.

“Kemudian Samosir dua orang, serta masing-masing satu orang dari Tebing Tinggi, Sibolga, Langkat, Karo dan Padang Lawas,” bebernya.

Sedangkan terhadap angka kesembuhan, sambungnya, bertambah 75 orang dari 15 Kabupaten/Kota. Penambahan terbanyak didapatkan dari Kota Medan 25 orang, Labuhan Batu Selatan 21 orang, Pematang Siantar 10 orang.

“Dari Kabupaten Deliserdang dan Pakpak Bharat empat orang, Karo dua orang, serta masing-masing satu orang dari Binjai, Langkat, Asahan, Tapanuli Selatan, Dairi, Samosir, Serdang Bedagai, Batu Bara dan angka kematian bertambah satu orang dari Kota Medan,” pungkasnya.(riz)