
fokusmedan : Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro (PLTM) Lau Gunung di Kecamatan Tanah Pinem, Kabupaten Dairi secara resmi memperkuat sistem kelistrikan Sumatera Utara dipenghujung 2020.
PLTM Lau Gunung akan memasok listrik melalui Gardu Hubung Kampung Jawa dan Gardu Hubung Lau Gunung dan didistribusikan ke pelanggan melalui penyulang SD5 dan BT5 di wilayah kerja Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Bukit Barisan.
Melalui pengoperasian PLTM Lau Gunung, realisasi bauran Energi Baru Terbarukan (EBT) di Sumatera Utara meningkat menjadi 41,5%. Selain itu PLN dapat meningkatkan keandalan jaringan melalui perbaikan tegangan dari 18 KV menjadi 20,5 KV serta meningkatkan potensi saving pembelian listrik sebesar Rp33.223.351.200 per tahun.
General Manager PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Sumut, M Irwansyah Putra mengatakan, kehadiran PLTM Lau Gunung dapat meningkatkan pelayanan PLN kepada pelanggan.
“Dengan masuknya PLTM Lau Gunung ke sistem Sumatera Utara, kita dapat memperbaiki tegangan serta menekan losses sistem listrik dari 1,012 MW menjadi 0,729,” ujarnya di sela penandatanganan Commercial Operation Date antara PLN UIW Sumut dan PT Inpola Meka Energi di kantor PLN UIW Sumut, Kamis (17/12/20202).
Irwansyah menyampaikan terimakasih kepada PT Inpola Meka Energi yang telah mendukung pemanfaatan Energi Baru Terbarukan sebagai salah satu sumber energi listrik.
Direktur Utama PT Inpola Meka Energi, Ir. Agus Choliq mengatakan, apresiasi kepada PLN atas dukungannya hingga terealisasi penandatanganan COD ini.
“Untuk sampai pada tahap COD ini kami melalui proses yang panjang hingga 10 tahun, kami ucapkan terimakasih atas dukungan PLN PLTM Lau Gunung dapat bermanfaat untuk masyarakat,” ujarnya.(ng)
