15/07/2024 18:14
FOKUS MEDAN

Dukung Vaksinasi Covid-19, IDI Medan Siap Jadi Bagian Pertama Disuntik

Ilustrasi vaksin Covid-19. iStockphoto

fokusmedan : Mendukung program vaksinasi Covid-19, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Medan menyatakan kesiapannya untuk menjadi bagian yang pertama kali disuntik oleh vaksin Covid-19 tersebut.

“Sepanjang untuk kebaikan IDI harus siap mendukung. Vaksinasi adalah upaya manusia, sehingga pro dan kontra selalu ada. Namun kalau untuk orientasi hasil, kita pasti berharap yang terbaik dan tentu saja tidak lepas dari ridha Allah SWT,” ujar Ketua IDI Cabang Medan, dr Wijaya Juwarna SpTHT-KL kepada wartawan, Rabu (16/12/2020).

Ia mengatakan, Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) di Jakarta juga telah menyatakan kesiapannya terkait pelaksanaan vaksinasi itu. Karena hal ini harus dilakukan untuk membangun kepercayaan publik, sebab IDI dianggap sebagai pihak yang terdepan dalam bidang kesehatan.

“Dengan menjadi contoh dan role model seperti itu, kami yakin akan bisa lebih memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap proses vaksinasi,” jelasnya.

Menurut Wijaya, sebab IDI melihat jika ajakan kepada masyarakat tidak akan cukup kuat jika hanya diimbau atau dijelaskan saja. Namun, ajakan akan lebih efektif jika diberi contoh secara langsung oleh pemimpin, tokoh atau orang yang dianggap panutan.

“Jadi kami sangat bersyukur kalau semua pimpinan yang sudah dicontohkan okeh Presiden mau dilakukan vaksinasi, termasuk IDI mau menjadi role model untuk pertama kali disuntik vaksin. Hal ini agar masyarakat secara cepat melihat contoh-contoh yang baik, dan tidak ragu lagi melakukan program vaksinasi,” pungkasnya.

Sementara itu, terkait perkembangan penyebaran Covid-19 di Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Jubir Satgas Penanganan Covid-19 dr Aris Yudhariansyah menyampaikan, terdapat laporan penambahan 79 kasus baru dari 16 Kabupaten/Kota. Penambahan terbanyak kata dia berasal dari Medan dengan 41 orang, diikuti Pematang Siantar delapan orang dan Deliserdang tujuh orang.

“Sehingga saat ini akumulasi kasus konfirmasi Covid-19 Sumut sudah menjadi 16.922 orang,” terangnya.

Berikutnya pada angka kesembuhan, diperoleh penambahan sebanyak 78 orang dari 15 Kabupaten/Kota, sehingga akumulasinya menjadi 14.199 orang. Jumlah terbanyak papar dia berasal dari Medan dengan 37 orang, Tapanuli Tengah dengan 13 orang, diikuti Labuhan Batu Utara dengan tujuh orang.

“Sedangkan pada kasus kematian tidak ada diperoleh penambahan, sehingga tetap di angka akumulasi 645 orang. Untuk itu, berdasarkan data ini diketahui bahwa kasus aktif (penderita) Covid-19 Sumut saat ini ada sebanyak 2.078 orang,” pungkasnya.(riz)