21/02/2024 18:28
EKONOMI & BISNIS

Perayaan Natal dan Tahun Baru Ditiadakan, Waspada Pasar Keuangan Terpuruk

fokusmedan : Sejumlah bursa di dunia turun pada perdagangan kemarin. Bursa di AS anjlok, dan bursa di Asia juga banyak yang dibuka melemah pada perdagangan hari ini.

Analis Pasar Keuangan Gunawan Benjamin mengatakan, pemicunya tidak lain adalah penyebaran virus Covid-19 yang menghentikan laju penguatan pasar keuangan. Sejumlah negara bahkan mempertimbangkan untuk “menutup” ruang gerak masyarakat dalam merayakan Natal dan Tahun Baru.

Dari bursa Amerika, Wali Kota New York mempertimbangkan untuk melakukan “full shutdown” kotanya guna meredam penyebaran Covid-19 di akhir tahun ini. Kabar tersebut membuat sentimen positif pendistribusian vaksin menjadi tidak terlihat sehingga pasar keuangan khususnya bursa saham merespon negatif.

Kebijakan serupa dikhawatirkan juga akan diikuti oleh sejumlah negara di dunia yang pada akhirnya nanti akan menekan kinerja pasar keuangan di tanah air.

“Belanja masyarakat di Natal dan Tahun Baru diyakini tidak akan sesuai dengan ekspektasi kita sebelumnya. Sehingga dampak buruk ekonominya akan sangat terasa dan pasar saham akan merespon lebih cepat,” katanya, Selasa (15/12/2020).

Pada pagi ini, IHSG masih mampu dibuka di zona hijau. IHSG dibuka di level 6.013,51. Namun sayangnya IHSG saat ini sudah berada di bawah level psikologis 6.000. Di mana IHSG masuk ke zona merah. Jadi waspadai kemungkinan koreksi pada IHSG di hari ini. Potensi koreksinya sangat terlihat sekali.

“Dan gegara penyebaran Covid-19 yang memicu aksi penutupan mobilitas masyarakat,” ujarnya.

Rupiah juga terpaksa kembali melemah pada hari ini. Rupiah diperdagangkan dikisaran level 14.125 per US Dolar namun untuk rupiah saya melihat potensi penurunannya terbatas.(ng)