15/07/2024 18:11
NASIONAL

Satgas Sebut Pemilih Tak Patuhi Prokes Tidak Diterima di TPS

fokusmedan : Pemilihan kepala daerah atau Pilkada akan digelar besok, Rabu (9/12). Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Wiku Bakti Bawono Adisasmito, mengingatkan penyelenggara, pasangan calon kepala daerah hingga pemilih wajib menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

“Petugas juga wajib mengingatkan pemilih untuk menerapkan protokol kesehatan protokol kesehatan secara disiplin yang sama,” katanya dalam konferensi pers yang disiarkan melalui YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (8/12).

Wiku mengatakan pihaknya telah memerintahkan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 daerah untuk mengawasi kepatuhan protokol kesehatan di tempat pemungutan suara (TPS). Terutama protokol kesehatan menjaga jarak dan mencegah kerumunan.

Bila di TPS terjadi kerumunan, Satuan Tugas Penanganan Covid-19 daerah harus memberikan teguran. Bila teguran tidak diindahkan, maka Satuan Tugas Penanganan Covid-19 daerah berhak membubarkan kerumunan tersebut.

“Masyarakat yang datang memilih wajib untuk menerapkan protokol kesehatan. Apabila tidak? Maka siap-siap untuk menerima konsekuensi dalam bentuk teguran atau tidak diterima di TPS,” tegasnya.

Wiku menjelaskan 12 protokol kesehatan yang sudah ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk Pilkada Serentak 2020. Pertama, penyelenggara Pilkada harus menyediakan tempat cuci tangan dan sabun. Kedua, menyediakan hand sanitzer.

Ketiga, menyediakan sarung tangan plastik untuk pemilih. Keempat, sarung tangan medis untuk petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS). Kelima, menyediakan masker.

Keenam, menyediakan tempat sampah. Ketujuh, menyiapkan pelindung wajah atau face shield. Berikutnya, menyediakan alat pengukur suhu tubuh. Sembilan, melakukan penyemprotan disinfektan di TPS.

Sepuluh menyediakan tinta tetes. Kemudian menyiapkan baju hazmat dan terakhir ruang khusus bagi pemilih yang bersuhu di atas 37,3 derajat Celcius.(yaya)