Rupiah Perkasa, IHSG Masih Merana

 

 

fokusmedan : Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di awal perdagangan sempat turun meskipun hanya sesaat. IHSG sempat melemah di level 5.037,37 namun 10 menit berselang IHSG mampu berada di zona hijau dikisaran 5.045.

Di sesi pembukaan, IHSG menunjukan kalau kinerjanya masih relatif stabil dibandingkan dengan sesi penutupan perdagangan sebelumnya. Sementara itu, mata uang rupiah bergerak menguat di level 14.764 per US Dolar.

Analis Pasar Keuangan Gunawan Benjamin mengatakan, kinerja mata uang Rupiah menguat merespon kebijakan Bank Indonesia yang mempertahankan besaran suku bunga acuannya. Semenara itu, US Dolar juga masih diselimuti oleh sentiment negative seiring dengan sikap pesimis (dovish) terhadap kinerja ekonomi AS di masa yang akan datang.

“Namun, valatilitas pada mata uang bisa saja merugikan Rupiah nantinya dikarenakan sentimen yang cepat berubah sehingga membuat pasar bisa balik arah dalam jangka pendek,” katanya, Juant (18/9/2020).

Di sisi lain, IHSG masih dibawah tekanan jual asing sejauh ini. IHSG saat ini berada di zona merah dengan mebukukan pelemahan tipis.

Investor diharapkan mewaspdai gerak IHSG dikarenakan pada hari ini sangat berpeluang mencoba level psikologis 5.000. Akhir pekan ini diperkirakan menjadi hari yang tidak begitu baik bagi IHSG.

Kinerja pasar keuangan belum sepenuhnya ditopang oleh sentimen positif seiring dengan kian memanasnya hubungan geopolitik di wilayah Laut China Selatan. Di mana sejumlah negara di kawasan Asia saat ini saling megkhawatirkan kemungkinan agresi militer antara kubu China dan AS.(ng)