SPPBE Gunungsitoli Diresmikan, Harga Elpiji di Nias Lebih Terjangkau

 

fokusmedan : Setelah pekan lalu meresmikan BBM Satu Harga di Nias, kini giliran Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPPBE) Gunungsitoli yang diresmikan Pertamina. Perluasan akses energi BBM dan elpiji ini, membawa dampak positif bagi masyarakat Nias.

General Manager Pertamina Marketing Operation Region (MOR) I Gema Iriandus Pahalawan mengatakan, Pertamina terus memperjuangkan pemerataan energi ke seluruh Indonesia. Di Pulau Nias, kami hadir melayani kebutuhan energi BBM melalui 15 lembaga penyalur, enam diantaranya merupakan SPBU kompak BBM Satu Harga.

“Pekan lalu baru diresmikan satu dari target dua titik BBM Satu Harga di Kabupaten Nias Barat. Dan hari ini kita resmikan beroperasinya SPPBE Gunungsitoli, agar elpiji lebih terjangkau bagi masyarakat Nias,” katanya, Rabu (9/9/2020).

Pengoperasian SPPBE Gunungsitoli, lanjut Gema, berdampak positif pada penyesuaian harga jual elpiji 3 kg di Nias. Sebelumnya, elpiji 3 kg bagi masyarakat Nias dikirimkan melalui SPPBE Padang Sidempuan sehingga biaya transportasinya tinggi.

“Dengan beroperasinya SPPBE Gunungsitoli, mampu memangkas ongkos angkut sehingga harga elpiji lebih terjangkau,” ujarnya.

Meskipun penyesuaian harga eceran tertinggi (HET) masih dibahas oleh pemerintah daerah, namun Pertamina telah menurunkan harga jual elpiji 3 kg rata-rata sembilan ribu rupiah per tabung.

Berdiri diatas lahan seluas 4.600 meter persegi, SPPBE Gunungsitoli dibangun dan dikelola oleh PT Elnusa Petrofin. SPPBE ini memiliki tiga tanki penyimpanan elpiji berkapasitas masing-masing sebesar 50.000 metrik ton (MT), serta dilengkapi 12 filling unit. Selain pengisian, SPPBE ini juga melayani distribusi elpiji melalui enam kendaraan skid tank.

Ke depan, jumlah skid tank akan ditambah menjadi 11 unit untuk lebih memperluas jangkauan layanan.

Direktur Utama PT Elnusa Petrofin Haris Syahrudin menyampaikan, pengoperasian SPPBE Gunungsitoli juga berdampak pada meluasnya jangkauan layanan. Sebelumnya, cakupan pengiriman elpiji 3 kg menjangkau dua kota/kabupaten.

“Kini, bisa mencakup empat kota/kabupaten yaitu Kota Gunungsitoli, Kabupaten Nias, Nias Utara dan Nias Barat. Dalam usia ke-51 Elnusa Petrofin, kami harapkan bisa berkontribusi bagi pembangunan Nias,” ujarnya.

Sementara Walikota Gunungsitoli Lakhomizaro Zebua mengatakan, kehadiran SPPBE ini membantu masyarakat, karena harga elpiji bisa lebih terjangkau. Diharapkan agar masyarakat mendukung pengoperasian SPPBE ini, demi kemajuan bersama.(ng)