
fokusmedan : Presiden Joko Widodo atau Jokowi menegaskan, upaya pencegahan korupsi harus dilakukan secara besar-besaran. Jokowi meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menindak tegas para koruptor tanpa pandang bulu.
Hal ini disampaikan Jokowi dalam acara Aksi Nasional Pencegahan Korupsi yang disiarkan di Youtube Sekretariat Presiden, Rabu (26/8). Acara ini juga diikuti oleh Komisioner KPK secara virtual.
“Upaya pencegahan korupsi harus kita lakukan secara besar-besaran untuk mencegah terjadinya korupsi, dengan tetap tentu saja melakukan aksi penindakan yang tegas terhadap pelaku tindak pidana korupsi tanpa pandang bulu,” jelas Jokowi.
Menurut dia, momentum krisis kesehatan dan krisis ekonomi akibat pandemi Covid-19 harus dimanfaatkan untuk berbenah. Khususnya, memperbaiki tata kelola pemerintah agar lebih cepat, efisien, akuntabel dan bebas dari korupsi.
“Dua hal tersebut sama pentingnya dan tidak bisa dipertukarkan,” ucapnya.
Jokowi menilai transparansi dan akuntabilitas harus dilakukan secara bersamaan. Dia mengakui hal tersebut memang tak mudah untuk dilakukan.
“Tetapi ini adalah tantangan yang harus kita pecahkan, kita harus merumuskan dan melakukan langkah-langkah konkret, yang konsisten dari waktu ke waktu,” kata Jokowi.(yaya)
