Puan Sebut Hari Kemerdekaan ke-75 Momentum Perkuat Gotong Royong

fokusmedan : Ketua DPR RI, Puan Maharani, mengatakan peringatan hari kemerdekaan harus menjadi momentum untuk menguatkan persatuan dan gotong royong menuju Indonesia maju.

Hal itu disampaikan dalam rangka hari kemerdekaan Republik Indonesia ke-75, Senin (17/8).

“Indonesia maju adalah tujuan kita semua. Kita bisa mewujudkannya bersama, bergotong royong, dan mengarahkan politik pembangunan nasional kita,” kata Puan dalam keterangannya.

Puan mengikuti upacara peringatan detik-detik proklamasi kemerdekaan RI ke-75 di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (17/8). Ketua DPP PDIP itu mengenakan Tekuluk Bai Bai, pakaian adat Jambi. Puan memadukan warna merah, hitam dan emas dalam pakaian adat Jambi itu.

Lebih lanjut, Puan menyebut, politik pembangunan Indonesia bisa diarahkan untuk mempercepat pembangunan manusia, menguatkan industri pangan, penataan industri nasional yang kuat, pemerataan pembangunan infrastruktur, serta optimalisasi reformasi birokrasi.

Cucu proklamator Bung Karno itu mengatakan, perjuangan mencapai Indonesia maju harus melalui kerja keras dan keberanian bangsa yang berdikari dan menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi.

Dia pun mengutip pidato Presiden Soekarno tentang ancaman kolonialisme yang disampaikan dalam Konferensi Asia Afrika 1955 di Bandung, Jawa Barat.

“Kolonialisme mempunyai juga baju modern, dalam bentuk penguasaan ekonomi, penguasaan intelektual, penguasaan materiil yang nyata, dilakukan oleh sekumpulan kecil orang-orang asing yang tinggal di tengah-tengah rakyat. Ia merupakan musuh yang licin dan tabah, dan menyaru dengan berbagai cara,” ujar Puan mengutip pidato Bung Karno.

Menurutnya, pesan Bung Karno itu masih relevan agar bangsa mewaspadai dan mampu menangani tantangan zaman. Khususnya, kata Puan, dalam hal menghadapi pandemi Covid-19.

Berkaitan dengan pandemi, Puan mendorong pemerintah meningkatkan penanganan Covid-19 agar tidak meluas menjadi krisis ekonomi dan krisis sosial.

“Layanan kesehatan harus ditingkatkan dan merata. Kita juga harus mandiri dalam menyediakan vaksin Covid-19 dan menjaga perekonomian nasional,” pungkasnya.(yaya)