Alasan Purnomo Tak Gabung Tim Pemenangan Gibran-Teguh di Pilkada Solo

fokusmedan : Politisi PDIP sekaligus Wakil Wali Kota Solo, Achmad Purnomo, membeberkan alasan ogah masuk tim pemenangan pasangan Gibran Rakabuming Raka-Teguh Prakoso dalam Pilkada Solo Desember mendatang. Purnomo mengaku hanya ingin menjadi kader biasa PDIP.

“Saya hanya ingin jadi kader PDIP biasa saja,” kata Purnomo, Kamis.

Alasan lain ogah masuk tim pemenangan pasangan Gibran-Teguh faktor usia. Purnomo mengatakan, ingin menikmati masa usia bersama keluarga sembari kembali menggeluti bisnis.

“Saya ingin menikmati masa tua saya bersama anak, istri, dan cucu,” ujar dia.

Sebelumnya, Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Solo FX Hadi Rudyatmo mengatakan, Achmad Purnomo mendukung bakal calon wali kota Solo Gibran Rakabuming Raka di Pilkada 2020. Kendati, Purnomo batal masuk tim pemenangan Gibran-Teguh Prakosa. Menurutnya, Gibran bisa minta saran kepada Purnomo.

“Kondisi Covid-19 kayak begini mending tak masuk tim pemenangan. Kalau minta saran dan sebagainya, beliau mau masuk jalan terus,” katanya usai pertemuan di kediaman Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri di Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta¬†Pusat, Rabu (5/8).

Diketahui, Purnomo merupakan pesaing Gibran saat bertarung mendapatkan rekomendasi bakal calon wali kota Solo. Dia sempat diisukan bakal menjadi ketua tim pemenangan Gibran-Teguh Prakosa.

Namun, Rudy menjelaskan batalnya Purnomo bukan karena tidak mendapat rekomendasi dari DPP PDIP. Namun, karena pandemi. Purnomo dinilai masuk golongan usia rentan terinfeksi virus corona.

Rudy juga bilang, Purnomo diyakini tidak sakit hati dengan keputusan Megawati. Karena itulah berpolitik. Harus siap kecewa dan dikecewakan.

“Dari awal sudah kita beri masukan berpolitik itu harus siap. Siap kecewa dan siap dikecewakan itu harus dipegang. Kalau nggak pegang itu jangan masuk partai politik,” kata wali kota Solo itu.(yaya)