Kronologi Penangkapan Djoko Tjandra di Malaysia

fokusmedan : Polri menangkap buronan kasus korupsiĀ pengalihan hak tagih (cessie) Bank Bali, Djoko Tjandra di Malaysia setelah 11 tahun kabur. Penangkapan itu dipimpin langsung oleh Kabareskrim Komjen Listyo Sigit Prabowo.

“Atas perintah Bapak Kapolri kita bentuk tim khusus yang kemudian secara intensif mencari keberadaan Djoko Tjandra,” kata Listyo di Halim Perdanakusuma, Jakarta, Kamis (30/7).

Listyo melanjutkan, dari pencarian itu Polri mendapatkan informasi Djoko Tjandra berada di Malaysia. Oleh karena itu, dilanjuti dengan cara police to police.

“Kapolri kirim surat ke Kepolisian Diraja Malaysia, sama-sama dalam rangka upaya pencarian,” ucapnya.

Akhirnya, siang tadi, keberadaan Djoko Tjandra terdeteksi. Selanjutnya, Polri berangkat ke Malaysia untuk melakukan penangkapan.

“Alhamdulillah kerja sama kami Bareskrim dan PolisiĀ Diraja Malaysia, Djoko Tjandra kita amankan untuk menjawab keraguan publik selama ini,” tuturnya.

Proses Hukum Bakal Transparan

Listyo menambahkan, ke depan proses hukum bakal dilanjutkan secara transparan. Tak lupa, Listyo mengucapkan terima kasih kepada Kepolisian Diraja Malaysia dalam membantu proses penangkapan dan pengembalian Djoko Tjandra. Selanjutnya, Djoko Tjandra dibawa ke Gedung Bareskrim Polri dengan pengawalan ketat.

Sebelumnya, Djoko Tjandra, buronan kasus korupsi pengalihan hak tagih (cessie) Bank Bali, tiba di Tanah Air setelah ditangkap di Malaysia. Pesawat yang membawa buronan Djoko Tjandra tiba di Bandara Halim Perdanakusuma, pukul 22.40 Wib.

Berdasarkan pantauan, Kamis (30/7), begitu pintu pesawat dibuka tampak sejumlah pria mengenakan kaus bertuliskan polisi mendekat. Beberapa saat kemudian, muncullah wajah buronan Djoko Tjandra yang mengenakan baju tahanan baju oranye dan bagian masker abu-abu. Masker sempat dibuka namun akhirnya dipasang kembali.

Djoko Tjandra dikawal ketat polisi saat menuruni anak tangga pesawat. Kedua tangannya diborgol. Kabareskrim Komjen Pol Listyo Sigit juga terlihat di dekat Djoko saat digiring menuju ruangan dalam Bandara Halim Perdanakusuma.(yaya)