Sepekan ini terjadi 20 kali gempa bumi di Sumut-Aceh

fokusmedan : Badan Meterologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat telah terjadi 20 gempa bumi di wilayah Sumut-Aceh dalam sepekan ini.

“Jumlah ini menunjukkan bahwa minggu keempat bulan Juli kejadian gempabumi lebih sedikit dibandingkan minggu sebelumnya yaitu 27 kejadian,” kata Kepala Balai Besar Meterologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I Medan Edison Kurniawan kepada wartawan, Sabtu (25/7).

Ia menjelaskan, hal itu menggambarkan bahwa kondisi tektonik di wilayah PGR 1 dalam periode minggu ini masih terhitung normal.

Sesuai analisa, lanjutnua, gempa bumi berdasarkan magnitudo (M) lokasi dan kedalaman, gempabumi M < 4.0 terjadi sebanyak 17 kejadian dan gempabumi 4.0 < M≤ 5.0 sebanyak 3 kejadian. Sedangkan berdasarkan lokasi, sambung Edison, gempabumi di darat terjadi sebanyak 16 kejadian dan di laut sebanyak 4 kejadian.

“Sedangkan berdasarkan  kedalaman, gempabumi dangkal (h < 60 Km) ada 16 kejadian dan menengah (60 ≤ h< 300 km) sebanyak 4 kejadian,” ujarnya.

Sementara dari keseluruhan gempabumi yang terjadi, terdapat 2 kejadian gempabumi yang dirasakan. Gempabumi pertama terjadi pada tanggal 17 Juli 2020 pukul 09.54 WIB dengan magnitude M 4.0, berlokasi di darat yaitu 14 km Barat Laut, Kabupaten Aceh Selatan.

“Kondisi itu dapat dirasakan di Tapak Tuan pada skala III MMI,” ungkapnya.

Selanjutnya pada tanggal 22 Juli 2020 pukul 14.21 WIB dengan magnitude M 4.2, berlokasi di darat yaitu 17 km Barat Laut Takengon, Aceh Tengah.

“Hal itu dapat dirasakan di Takengon dengan skala II MMI,” tandasnya.(riz)