Pencalonan Gibran Disebut Dinasti Politik, Politisi PKB Bilang Jangan Black Campaign

fokusmedan : Pencalonan Putra Presiden Joko Widodo (Jokowi) Gibran Rakabuming sebagai Cawalkot Solo dinilai sebagai dinasti politik. Politikus PKB Jazilul Fawaid menegaskan, dalam konstitusi setiap warga negara berhak untuk memilih dan dipilih di politik.

“Dalam konstitusi tidak dikenal istilah dinasti politik, bahkan konstitusi menjamin bahwa setiap warga negara punya hak untuk dipilih dan memilih,” kata Jazilul kepada merdeka.com, Senin (20/7).

Dia melanjutkan, hak tersebut, juga tidak ada pengecualian bagi keluarga Presiden, Gubernur, Bupati dan Walikota. Maka dari itu, akan melanggar HAM bila pencalonan Gibran dilarang.

“Itu hak dasar setiap warga negara, justru kalau ada pelarangan malah dapat dikatakan melanggar asas keadilan atau HAM,” ucapnya.

Wakil Ketua MPR itu menambahkan, pada akhirnya rakyat juga yang akan menentukan melalui pemungutan suara. Dia tidak ingin isu dinasti politik dimainkan pada Pilkada Solo 2020.

“Tidak usah gunakan black campaign dengan menyebut dinasti politik atau isu lain yang tidak sehat,” ujarnya.(yaya)