IPW Sarankan Jokowi Bentuk Tim Independen Usut Kasus Djoko Tjandra

fokusmedan : Indonesia Police Watch (IPW) menyarankan Presiden Joko Widodo membentuk tim pencari fakta independen untuk mengusut buronan Djoko Tjandra. Diduga kuat ada persekongkolan jahat para jenderal dalam melindungi Djoko.

“Presiden Jokowi¬†perlu membentuk tim pencari fakta independen atau minimal memerintahkan Menko Polhukam Mahfud MD memimpin penyelidikan kasus Joko Tjandra ini,” ujar Ketua Presidium IPW Neta S Pane dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu (19/7).

Neta menilai, keberadaan tim pencari fakta independen sangat diperlukan untuk mendampingi Polri dalam mengusut dan mengungkap kasus tersebut. Keduanya, kata dia, dapat saling berkoordinasi dalam penyelidikan terkait pencabutan red notice terhadap buronan kelas kakap Indonesia itu.

Neta meyakini bahwa para jenderal yang terlibat dalam persekongkolan jahat memiliki suatu kepentingan, baik untuk dirinya sendiri maupun kepentingan oknum lainnya. “Kasus ini benar benar memprihatinkan dan sangat memilukan,” ucap dia.

Lebih lanjut, Neta juga mendesak agar kasus ini dapat segera diusut tuntas guna membongkar kemungkinan adanya petinggi lainnya yang terlibat.

“IPW mendesak kasus ini diusut tuntas. Harus diurai anatomi kasusnya. Apakah di belakang para jenderal ini ada orang besar, dan ini yang harus diusut tuntas agar orang tersebut bisa diseret keluar dan diadili,” kata dia.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Idham Azis telah mencopot Kepala Biro Koordinasi dan Pengawasan PPNS Bareskrim Polri Brigjen Prasetijo Utomo, Kadiv Hubinter Polri Irjen Napoleon Bonaparte dan Sekretaris NCB Interpol Indonesia Brigjen Nugroho Slamet Wibowo terkait kasus Djoko Tjandra.(yaya)