Kota Jogja Buka Layanan WiFi Gratis, Bisa Diakses di 211 Titik

fokusmedan : Era new normal bagi warga Yogyakarta bukan hanya sebagai era baru di mana semua orang dituntut untuk mematuhi protokol kesehatan guna hidup berdampingan dengan Virus Corona. Lebih dari itu, era ini juga menjadi momen peningkatan kualitas pada teknologi komunikasi informasi. Terlebih dengan adanya pandemi ini, setiap orang dituntut untuk mengurangi aktivitas tatap muka yang meningkatkan potensi penularan Virus Corona.

Untuk itulah Pemerintah Kota Yogyakarta berusaha memperluas akses masyarakat terhadap internet dengan memperbanyak lokasi WiFi gratis pada ruang-ruang publik. Dampaknya kini jaringan internet gratis itu bisa dinikmati di 211 titik.

“Selain di ruang terbuka hijau, sejumlah RW juga sudah bisa menikmati WiFi gratis tersebut,” terang Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian Yogyakarta Tri Hastono dikutip dari ANTARA pada Sabtu (18/7). Berikut selengkapnya:

Titik Lokasi yang Tersedia WiFi

Sebanyak 211 titik WiFi gratis itu tersebar di 183 RW dan 28 ruang terbuka hijau. Beberapa titik WiFi gratis itu di antaranya RTHP Taman Legawong, Notoprajan, Kadipaten, Purbayan, Brontokusuman, Gunungketur, dan sejumlah balai RW seperti di RW 18 Gedongkiwo, RW 15 Mantrijeron, dan RW 2 Golo.

Rencananya, titik-titik WiFi gratis akan terus bertambah mengingat semakin besarnya kebutuhan masyarakat akan internet.

Dukung Kegiatan Belajar Mengajar

Selain itu, penambahan titik WiFi gratis itu dilakukan guna mendukung kegiatan belajar mengajar yang dilakukan secara daring karena adanya pandemi COVID-19.

“Akan terus kami perbanyak sebagai dukungan di bidang pendidikan dan tentunya bisa dimanfaatkan juga untuk kebutuhan lain seperti mendukung peningkatan ekonomi masyarakat,” kata Tri Hastono.

Permudah Akses Layanan Publik

Tak hanya itu, keberadaan WiFi gratis itu akan mempermudah masyarakat guna mengakses berbagai layanan publik dari Pemkot Yogyakarta yang sudah bisa diakses secara daring. Selain itu Tri Hastono mengungkapkan layanan itu cukup nyaman digunakan.

“Tentunya layanan internet dengan WiFi publik tersebut sudah disaring sehingga aman digunakan,” ungkap Tri Hastono kepada ANTARA.

Kerjasama dengan Perusahaan

Sementara itu Kepala Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Kota Yogyakarta Suciati, mengatakan bahwa pengadaan WiFi gratis itu tidak hanya diupayakan melalui anggaran murni dari pemerintah daerah saja. Namun juga melakukan kerja sama dengan pihak swasta. Hal itu dikarenakan anggaran lebih banyak difokuskan untuk penanganan pandemi.

“Pada tahun ini sedianya kami akan menambah wifi publik, tetapi karena ada ‘refocusing’ anggaran, maka rencana tersebut ditunda dulu. Tetapi, kerja sama dalam bentuk CSR tetap kami upayakan sehingga titik wifi bisa tetap bertambah tahun ini,” kata Suciati dikutip dari ANTARA pada Sabtu (18/7).(yaya)