28/05/2024 14:16
NASIONAL

Indonesia Berhasil Ciptakan Rapid Test Dengan Harga Rp75 ribu

fokusmedan : Pemerintah Indonesia akhirnya berhasil membuat alat rapid test buatan dalam negeri dengan nama RI-GHA Covid-19. Rapid test ini siap dijual dengan harga Rp75 ribu per kit, dalam waktu dekat.

Kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Hammam Riza mengatakan, rapid test RI-GHA Covid-19 akan diproduksi sebanyak satu juta unit perbulan pada tahap finalnya.

“InsyaAllah akhir pekan ini sudah 100.000 kit alat rapid test kita produksi. Lalu akan kita tingkatkan produksi hingga bulan depan itu satu juta kit,” katanya dalam talkshow bersama Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Rabu (15/7).

Dia menjelaskan, produk rapid test ini merupakan kolaborasi dari hasil pengembangan BPPT, UGM Yogyakarta, Unair Surabaya dan PT Hepatika Mataram yang secara resmi diluncurkan pada 20 Mei lalu.

“Dan berdasarkan uji validasinya, kita sudah menguji di hampir 10 ribu pasien atau pun kepada orang-orang yang memerlukan rapid test. Dari situ kita dapatkan sensitivitasnya 98,4 persen untuk IgG dan IgM 74 persen,” terangnya.

Sedangkan untuk spesifisitas IgM mencapai 98 persen dan IgG 100 persen. Dan sudah memiliki izin edar oleh Kementerian Kesehatan melalui NIE: Kemenkes RI AKD 20303020697.

“Spesifitasnya artinya untuk non reakrifnya itu yang dari hasil test. Mencapai 98 persen dan IgGnya 100 persen dan sudah ada izin edarnya. Jadi saya bangga dengan alat ini, karena langsung di uji dengan virus yang ada di Indonesia,” tutur Hamman.

“Untuk produksi ini bisa didapatkan melalui pusat pelayanan BPPT. Kita insyaAllah akhir minggu ini sudah 100 ribu kita. Dan bulan depan 1 juta kita,” tambahnya.

Siapkan PCR Kit

Selain rapid test, Hammam juga menyebutkan pihaknya telah menyiapkan alat PCR kit yang merupakan hasil kolaborasi dari BBPT, PT Biofarma dan Nusantics serta divalidasi oleh Balitbangkes dan Eijkman.

PCR buatan dalam negeri yang dinamai Biocov-19 akan dilakukan registrasi oleh PT Biofarma sekaligus produksi hingga distribusi.

“Ini sampai hasil, karena tes kit ini di gunakan digunakan pada hasil spesimen jadi ini merupakan kita sebut reagen. Yang kemudian dipakai dengan alat uji PCR dan ada hasilnya,” tutupnya.

Untuk harga Biocov-19 dibandrol Rp9,75 Juta oer box dengan isi (30 kit/unit) dan jika dibandrol per unit sekitar Rp325 ribu per unit.(yaya)