18/05/2024 22:32
NASIONAL

Protokol Upacara HUT RI ke-75 di Istana Bakal Jadi Pedoman Seluruh Daerah

fokusmedan : Jelang HUT-RI Ke-75 Istana Kepresidenan menggelar simulasi upacara di Istana Presiden, Jakarta Pusat. Berbeda dari peringatan 17 Agustus sebelumnya, Deputi bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Bey Machmudin mengatakan, nantinya pelaksanaan upacara akan digelar terbatas.

“Pagi ini kami Sekre Presiden dengan Gartap mengadakan latihan penaikan bendera untuk peringatan HUT RI ke 75, di mana pengibar benderanya sangat minimal yakni 3 orang, baik penaikan dan penurunan bendera,” katanya di Istana Kepresidenan, Jakarta, Minggu (12/7).

Dia menjelaskan, hal tersebut juga jadi pedoman seluruh daerah untuk memperingati kemerdekaan. Tidak hanya itu, nantinya protokol kesehatan akan diutamakan yaitu dengan menggunakan masker dan sarung tangan.

“Karena tetap kita harus utamakan kesehatan,” ungkapnya.

Menurut Bey, tahun ini hanya ada 8 orang yang jadi pengibar bendera. Mereka dipilih dari anggota cadangan paskibraka pada 2019 lalu.

“Ada di setiap penaikan 3 orang, 2 laki-laki dan 1 perempuan. Jadi total yang disiapkan ada 5 laki-laki dan 3 perempuan. Datanya ada di Gartap yang menilai tahun lalu. Sudah berdasarkan data tahun lalu dan berdasarkan nilai tahun lalu. Jadi sudah ada keputusan siapa yang dipilih,” terangnya.

Bey menjelaskan ,nantinya petugas yang melaksanakan upacara pun dibatasi. Hanya ada 5 orang setiap angkatan mulai dari TNI AU, AD, AL serta kepolisian.

“Hanya 5 orang, total 20 orang jadi memang sangat minimalis dan tetap kita berharap ada kesemarakan melalui acara sebelum penaikan dan penurunan,” ungkapnya.

Dia merinci upacara akan dimulai sekitar pukul 9.45 WIB. Kemudian detik-detik proklamasi akan dilaksanakan pada jam 10.00 WIB hingga 10.40 WIB.

“Tetapi sebelumnya sudah ada acara, yang mulai jam 9 untuk penaikan dan pukul 16.00 untuk penurunan. Penurunan sendiri kan jam 17.00,” katanya.

Hiburan Disiarkan Melalui Siaran Televisi

Bey mengatakan saat perayaan kemerdekaan Istana Kepresidenan selalu menyajikan hiburan bagi masyarakat. Tetapi kali ini masyarakat diminta untuk bis menikmati dari rumah melalui siaran televisi.

“Tapi pukul 16.00 biasanya ada acara hiburan di Istana dipindahkan ke televisi. Ya kita berharap tetap ada kesemarakan. Dan seperti di sini sudah mulai ada umbul-umbul 75 tahun,” tutupnya.(yaya)