
Fokusmedan.com : IHSG mampu berada di zona hijau selama sesi perdagangan berlangsung. Kinerja IHSG pada perdagangan hari ini ditutup menguat 1.32% di level 6.617,84.
Analis Pasar Keuangan Gunawan Benjamin mengatakan, IHSG membaik seirama dengan mayoritas bursa saham di Asia lainnya, yang mengalami penguatan pada perdagangan hari ini. Hanya saja, membaiknya kinerja IHSG tidak diikuti dengan aksi beli investor asing di mana asing justru membukukan transaksi jual bersih senilai Rp78 miliar.
Kondisi sedikit berbeda justru ditunjukan oleh mata uang rupiah. Rupiah justru ditutup melemah ditutup turun di level 16.325 per US Dolar. Padahal mata uang rupiah sempat menguat ke level 16.250 per US Dolar.
“Rupiah berbalik arah pada sesi perdagangan siang, yang membuat laju penguatan IHSG menjadi tertahan,” ujarnya, Kamis (6/3/2025)
Pada dasarnya US Dolar memang dalam tren penguatan, seiring dengan membaiknya imbal hasil US Treasury 10 tahun yang kembali berada di atas 4.3%. Dan di tengah minimnya sentimen membuat pasar keuangan di tanah air relatif lebih banyak mengandalkan kinerja pasar keuangan di kawasan Asia.
Selanjutnya pelaku pasar akan fokus kepada data tingkat pengangguran AS, ditambah dengan sejumlah data penting lain seperti penyerapan tenaga kerja ditambah dengan laporan kebijakan moneter Bank Sentral AS. Serta beberapa kemungkinan kebijakan lain yang berpeluang disampaikan oleh AS nantinya.
Di sisi lain, harga emas dunia terpantau mengalami pelemahan di level $2.898 per ons troy pada perdagangan sore ini. Harga emas saat ini ditransaksikan dikisaran harga Rp1.52 juta per gram nya. (ram)
