
Fokusmedan.com : Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto sudah meyakini sejak awal Presiden Joko Widodo (Jokowi) taat konstitusi. Sikap Jokowi tegas menolak perpanjangan masa jabatan presiden, diperlihatkan dengan menggelar rapat terbatas membahas persiapan Pemilu dan Pilkada 2024.
“Tadi Pak Presiden memimpin Ratas untuk membahas persiapan Pemilu itu, ini kan merupakan bukti bahwa presiden taat kepada konstitusi, dan itulah sejak awal diyakini oleh PDIP,” kata Hasto di sekolah partai PDIP, Jakarta, Minggu (10/4).
Hasto meminta para partai koalisi dan menteri yang mendukung penundaan Pemilu memberikan penjelasan ke publik.
Namun apakah Jokowi perlu memberikan sanksi, kata Hasto hal tersebut menjadi kewenangan sepenuhnya kepada presiden.
“Sanksi kan merupakan bagian dari kewenangan prerogratif, kalau sanksi terhadap anggota PDIP kan itu kami punya otoritas, tapi kalau itu sudah menyangkut di luar PDIP kami tidak punya kewenangan untuk itu,” beber Hasto.
Sebelumnya, Jokowi kembali menyinggung soal ramainya isu penundaan Pemilu dan perpanjangan masa jabatan. Jokowi menegaskan, tahapan pemilu sudah jelas dan sudah ditentukan.
“Saya mendengar isu-isu yang beredar di masyarakat bahwa pemerintah tengah berupaya untuk melakukan penundaan Pemilu atau spekulasi mengenai perpanjangan jabatan Presiden, dan juga yang berkaitan dengan soal tiga Periode,” ujar Jokowi melalui akun Instagram resminya, Minggu (11/4).
Jokowi menegaskan, tahapan pemilu sudah ditentukan dan akan segera dilaksanakan. Dengan kata lain, tidak ada penundaan. “Jadi, semua itu sudah jelas,” tegasnya.
Jokowi melanjutkan, pada 12 April 2022, komisioner KPU dan Bawaslu periode 2022-2027 akan dilantik dan segera mempersiapkan Pemilu dan Pilkada serentak tahun 2024.(yaya)
