Masa Angkutan Lebaran 2022, KAI Sumut Layani 82.029 Pelanggan

Masa angkutan Lebaran 2022, KAI Sumut layani 82.029 pelanggan. Ist

Fokusmedan.com : Selama 22 hari masa Angkutan Lebaran 1443 H/2022 yakni sejak H-10 s.d H+10 atau 22 April sampai 13 Mei 2022, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumut melayani 82.029 pelanggan Kereta Api Jarak Jauh. Dengan okupansi 64% dari total kapasitas tempat duduk yang disediakan.

Jika ditotal dengan perjalanan KA Lokal sebanyak 76.350 pelanggan, maka pada Angkutan Lebaran 2022 KAI melayani total 158.379 pelanggan. Jumlah ini mencapai 162% jika dibandingkan dengan program yang telah ditetapkan sebanyak 97.755 pelanggan. Jumlah tersebut juga mencapai 52% jika dibandingkan dengan total pelanggan pada Angkutan Lebaran sebelum pandemi, yaitu 2019, sebanyak 304.583 pelanggan.

Selama Angkutan Lebaran 2022, KAI mengoperasikan total 240 Jarak Jauh atau rata-rata 10 KA per hari. Puncak arus mudik terjadi pada H-2 atau Sabtu (30/4) sebanyak 5.240
pelanggan.

Adapun puncak arus balik terjadi pada H+5 atau Rabu (8/5) sebanyak 7.036 pelanggan. Rute favorit pelanggan yaitu Medan – Rantau Prapat, Medan – Tanjung Balai, Medan – Tebing Tinggi, Medan – Kisaran dan lainnya. Pembelian tiket KA pada periode Angkutan Lebaran ini didominasi melalui aplikasi resmi KAI yaitu aplikasi KAI Access dibandingkan dengan pembelian melalui channel eksternal lainnya.

“Banyaknya pelanggan pada Angkutan Lebaran 2022 ini merupakan capaian yang luar biasa. Angka tersebut juga sudah mendekati pencapaian volume pelanggan di tahun 2019, sehingga kita mempunyai optimisme untuk mengoptimalkan pelayanan di tahun 2022,” kata Vice President PT KAI Divisi Regional I Sumut Yuskal Setiawan, Rabu (18/5/2022).

Pada penyelenggaraan Angkutan Lebaran ini, KAI tetap konsisten menerapkan protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah. Pelanggan yang tidak melengkapi persyaratan akan ditolak untuk berangkat dan dipersilakan untuk membatalkan tiketnya. Selama periode Angkutan Lebaran tersebut, sebanyak 29 pelanggan dibatalkan keberangkatannya karena belum divaksin, sakit, reaktif, dan tidak melengkapi persyaratan.

Untuk membantu pelanggan dalam melengkapi persyaratan naik KA Jarak Jauh, KAI melayani 864 peserta telah mendapat vaksin dan 9.261 peserta melakukan rapid test antigen. Program vaksinasi tersebut tak hanya diperuntukkan bagi pelanggan namun juga bagi masyarakat luas sebagai wujud bakti KAI kepada Negeri.

Selama 22 hari masa Angkutan Lebaran ini, seluruh perjalanan kereta api berjalan lancar dan selamat dari stasiun keberangkatan menuju stasiun kedatangan. Namun demikian, KAI konsisten membangun kolaborasi dengan seluruh stakeholder untuk terus melakukan perbaikan-perbaikan dalam rangka meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api.

Ke depan, KAI akan terus mengembangkan layanan berupa peningkatan kualitas sarana kereta, fasilitas di stasiun, serta pelayanan kepada para pelanggan baik layanan KA Jarak Jauh dan KA Lokal. Tujuannya agar layanan Kereta Api bisa memenuhi kebutuhan masyarakat dalam bermobilitas.

“Kami menyampaikan apresiasi kepada pelanggan KAI atas kepercayaannya menggunakan KA sebagai moda transportasi pilihan untuk mudik/balik Lebaran tahun ini dengan selamat, aman, nyaman, dan sehat. Tak lupa kepada pemerintah melalui Kementerian Perhubungan, Kementerian BUMN, Pemerintah Daerah, TNI, Polri, serta anggota komunitas pecinta KA, dan seluruh pihak yang tidak dapat kami sebutkan satu-persatu yang telah mendukung dan menyukseskan penyelenggaraan angkutan Lebaran 2022,” pungkasnya.(ng)