Televisi Rusia Tayangkan Simulasi Serangan Nuklir yang Hancurkan Inggris & Irlandia

Fokusmedan.com : Televisi pemerintah Rusia menayangkan simulasi serangan nuklir di lepas pantai County Donegal, Irlandia. Simulasi serangan nuklir ini menyebabkan hancurnya Inggris dan Irlandia. Tayangan ini menuai kecaman di Irlandia.

Presenter Channel One, Dmitry Kiselyov, yang dikenal pro Kremlin dan sebagai “penyambung lidah Putin” pada Senin menayangkan sebuah video rudal bawah laut yang menghancurkan Irlandia dan Inggris.

“Rusia bisa menenggelamkan Inggris ke laut menggunakan kendraaan bawah laut tak berawak yang disebut Poseidon,” ujarnya, dikutip dari The Guardian, Rabu (4/5).

“Ledakan torpedo termonuklir di garis pantai Inggris akan menyebabkan tsunami dahsyat mencapai 500 meter. Satu rentetan tembakan saja bisa membawa dosis radiasi ekstrem. Setelah melewati Kepulauan Inggris, ini akan mengubah apa yang tersisa menjadi gurun radioaktif,” lanjutnya.

Tayangan tersebut tidak menyebut nama Irlandia tapi simulasi menunjukkan kehancuran negara itu bersama Inggris. Inggris membuat geram Kremlin karena memasok senjata ke Ukraina.

Politikus Irlandia mengecam simulasi tersebut. Legislator dari partai Fine Gael, Neale Richmond meminta pengusiran Duta Besar Rusia untuk Rusia, Yury Filatov.

“Waktunya menyampaikan kepada pemerintah Rusia bahwa bahasa sembarangan ini tidak bisa kami terima,” tulis anggota parlemen Eropa asal Irlandia, Billy Kelleher di Twitter.

Tayangan di televisi Rusia itu menjadi headline halaman depan sejumlah koran Irlandia pada Selasa, termasuk The Sun edisi Irlandia.

Kedutaan Besar Rusia di Irlandia menyampaikan apa yang ditampilkan di televisi itu merupakan pandangan dari para editor TV.

“Sikap resmi Rusia selalu sama bahwa tidak ada pemenang dalam perang nuklir dan itu tidak boleh dilancarkan.(yaya)