Wali Kota Medan Bobby Maafkan Pria yang Ancam Patahkan Lehernya

Pelaku yang mengancam akan patahkan leher Wali Kota Medan, Bobby Nasution. Ist

Fokusmedan.com : Wali Kota Medan Bobby Nasution mengaku sudah memaafkan Rizkan Putra (27) pria yang viral gegara mengancam akan mematahkan leher jukir dan Bobby, Selasa (26/4/2022).

Hal ini disampaikan Bobby menanggapi permintaan maaf Rizkan saat berada di Polrestabes Medan.

“Dimaafin lah, dimaafin. Sebelum minta maaf udah dimaafin,” ujarnya.

Kepada pelaku, Bobby mengatakan setiap daerah punya aturan masing-masing yang seyogyanya dipatuhi oleh setiap warga baik warga lokal maupun pendatang.

“Setiap abang datang ke kota ikuti aturannya,” ucapnya.

Menurutnya, hal yang paling serius adalah ketika pria tersebut bukan hanya mengucapkan kata-kata kasar tapi juga ketika melakukan dugaan tindak pidana penganiayaan terhadap jukir.

“Baik itu secara sengaja maupun tidak sengaja (melakukan penganiayaan). Ini menjadikan program kami tidak berjalan,” kata Bobby.

Sementara, Kapolrestabes Medan Kombes Pol Valentino Alfa Tatareda menambahkan dari pemeriksaan adapun perbuatan dugaan tindak pidana yakni ketika pelaku menutup kaca pintu mobil saat tangan jukir menjulur meminta pembayaran tarif parkir secara digital.

“Selanjutnya mobil ini bergerak sehingga (jukir) terseret, ada bekas (lecet) akibat jepitan dari kaca mobil. Kejadian ini korban membuat laporan,” ungkapnya.

Polisi yang menerima laporan korban, kata Kapolrestabes, kemudian melakukan penyelidikan lebih lanjut dan akhirnya menangkap Rizkan yang merupakan warga Takengon Aceh, dan kini menjalani proses penahanan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Pria yang viral karena mengancam akan mematahkan leher Bobby, tampak tertunduk saat dihadirkan gelar konferensi pers di Polrestabes Medan.

Dihadapan Kapolda Sumatera Utara (Sumut) Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak dan Walikota Medan Bobby Nasution, pria berambut gondrong itu mengakui menyesali perbuatannya sembari menghaturkan permintaan maaf.

Rizkan yang merupakan warga asal Aceh ini, meminta maaf secara khusus kepada Wali Kota Medan Bobby Nasution, dan juga juru parkir. Mata pria yang kini tersangkut kasus penganiyaan ini tampak berkaca-kaca, suara lantangnya saat mengancam jukir hilang.

“Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, sebelumnya saya meminta maaf kususnya pak Bobby, saya minta maaf khususnya untuk tukang parkirnya, karena saya sudah berkata-kata kasar,” ujarnya mengenakan pakaian tahanan.

Rizkan juga mengira kalau Pak Bobby yang dimaksud merupakan preman, bos dari jukir tersebut. Ia sama sekali tak menduga Pak Bobby yang dimaksud merupakan Wali Kota Medan.

“Saya sebelumnya tidak pernah tahu namanya Pak Bobby, dalam benak saya pak Bobby yang dia maksud itu mungkin saya kira itu preman, makanya saya takut pak ngancam dia pun sebenarnya saya takut pak karena saya pendatang, makanya saya kayak gitu pak,” katanya.(Rio)