Mei 2022, BPS Sumut Laksanakan SP2020 Lanjutan

Kepala BPS Sumut, Nurul Hasanudin. Ist

Fokusmedan.com : Badan Pusat Statistik Provinsi Sumatera Utara (BPS Sumut) segera melaksanakan Sensus Penduduk 2020 (SP2020) Lanjutan. Rencananya, SP2020 akan digelar pada Mei dan Juni 2022.

Kepala BPS Sumut, Nurul Hasanudin mengatakan, tujuan SP2020 Lanjutan untuk memotret secara detail keadaan penduduk Sumut. Dan nantinya bisa dijadikan acuan bagi pemerintah untuk perencanaan pembangunan.

“Agar bonus demografi penduduk bisa dioptimalkan. Juga menentukan parameter-parameter statistik,” kata Nurul dalam kegiatan Sosialisasi Pelaksanaan SP2022 Lanjutan di Provinsi Sumut untuk Wartawan, di Aula Lantai 5 Kantor BPS Sumut, Jalan Asrama, Medan, Senin (25/4/2022).

Diterangkannya, terkait SP2020 Lanjutan ini, nantinya pada 15 Mei 2022 pihaknya akan melakukan pemutakhiran data penduduk. Kemudian mulai tanggal 1 Juni 2022 dilakukan pendataan rincinya selama 1 bulan.

“Kegiatan ini serentak secara nasional,” ujarnya.

Diungkapkan Nurul, pada tahun 2020 saat BPS melakukan Sensus Penduduk, belum bisa menyelenggarakan sensus penduduk secara maksimal karena terhalang pandemi Covid-19.

“Akibatnya, data-data strategis seperti keadaan demografi, tingkat kesehatan masyarakat, tidak diperoleh dengan maksimal,” ungkapnya.

Pada SP2020 Lanjutan ini, ada sebanyak 4048 orang direkrut sebagai petugas dan sedang dilatih. Lalu, metode yang digunakan menggunakan pola-pola yang bisa dioptimalkan teknologi dan manual.

“Maunya semua teknologi, tapi enggak semunya stabil. Ada yang sulit dipaksakan dengan metode berbasis IT, namun kita kombinasikan,” ucapnya.

“Untuk pertanyaan berjumlah 83, cukup banyak pertanyaan yang akan diisi petugas, dan ada wilayah kerja yang kita pilih blok sensus untuk bisa memutalhirkan data,” lanjutnya.

Nantinya, terangnya, dari sana akan didapat sample responden untuk kemudian dikunjungi petugas, dan bisa ditentukan angka populasi. Total ada 13.852 blok sensus, dan dari masing-masing blok sensus diambil 16 rumah tangga.

“Berarti, total untuk 33 kabupaten dan kota di Sumut, ada sekitar 221 ribu lebih rumah tangga jadi responden untuk merpresentasikan potret rumah tangga di Sumut, dan bisa mewakili estimasi masing-masing kabupaten dan kota,” terangnya.

Targetnya, di bulan Juli 2022 data dari hasil SP2020 Lanjutan di Sumut sudah mulai diolah dan di akhir tahun 2022, sudah bisa dipublikasikan.

“BPS berkomitmen menghadirkan data kependudukan yang terintegrasi. Data kependudukan itu satu, yakni data penduduk Indonesia,” ungkap Nurul.

BPS Sumut mengharapkan dukungan media massa dan masyarakat dalam menyukseskan SP2020 Lanjutan ini, agar berjalan dengan baik.(ng)