PT KAI Sebut Jumlah Penumpang Kereta Belum Pulih Meski Ada Mudik

Fokusmedan.com : Tahun ini PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyiapkan 2,4 juta tiket perjalanan jarak jauh pada momentum mudik lebaran tahun 2022. VP Public Relations KAI Joni Martinus mengatakan, target penjualan tiket tersebut masih jauh lebih rendah dibandingkan momentum lebaran sebelum pandemi Covid-19.

“Angkutan sekarang belum begitu normal atau signifikan dibandingkan sebelum pandemi,” kata Joni saat ditemui merdeka.com di Jakarta, Kamis (21/4).

Joni menuturkan, sebelum pandemi Covid-19 melanda dunia 3,6 juta tiket perjalanan kereta di musim mudik ludes terjual. Sementara saat ini target 2,4 juta tiket yang disediakan pun belum terjual sepenuhnya. Baru sekitar 1,1 juta tiket kereta yang terjual.

“Sebelum pandemi sampai 3,6 juta dan sekarang selisihnya masih jauh,” kata dia.

Dia menjelaskan penghapusan larangan mudik setelah 2 tahun ini tidak serta merta membuat masyarakat langsung memesan tiket mudik lebaran. Apalagi pemerintah masih memberikan batasan dan syarat perjalanan mudik untuk mengantisipasi penyebaran virus Corona.

“Pencabutan larangan ini tidak serta-merta, karena masih ada syarat-syarat yang harus dipenuhi penumpang,” kata dia.

Dia pun mengilustrasikan, sebelum pandemi perjalanan kereta jalur Jakarta-Bandung bisa 36-38 kali perjalanan dalam sehari. Namun saat ini paling banyak hanya 20 perjalanan per hari. “Jadi memang belum normal, makanya yang kita siapkan sekarang juga masih terbatas. Menyesuaikan dengan permintaan masyarakat,” kata dia.

Sebagai informasi, dalam rangka menyambut mudik lebaran, PT KAI telah menyiapkan 4.454 perjalanan. Aada 459 lokomotif yang disiapkan untuk mengangkut 1.600 gerbong kereta dengan jumlah penumpang 2,4 juta orang.(yaya)