Okupansi Hotel di NTB Naik 60 Persen Selama MotoGP Berlangsung

Fokusmedan.com : Pelaksanaan MotoGP di Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat telah usai pada hari Minggu (20/3) kemarin. Gelaran skala internasional tersebut berhasil meningkatkan okupansi hotel di Nusa Tenggara Barat hingga 60 persen selama kurun waktu kurang dari sepekan.

“Peningkatannya (okupansi hotel) bisa sampai 60 persen, dari yang regulernya hanya sampai 35-40 persen,” kata Sekretaris Jenderal Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Maulana Yusran kepada merdeka.com saat dihubungi, Jakarta, Senin (21/3).

Maulana menjelaskan kapasitas kamar hotel yang ada di Nusa Tenggara Barat (NTB) mencapai 21 ribu. Puncak Okupansi hotel terjadi selama tanggal 17-22 Maret. Namun, peningkatan okupansi hotel terjadi sejak persiapan menuju perhelatan akbar.

“Dampak yang paling tinggi itu tanggal 17-22, karena acara berlangsung selama 3 hari sampai tanggal 20,” kata dia.

Hanya saja, secara pendapatan, peningkatannya tidak linear. Karena setiap hotel memiliki tarif dan pelayanan yang berbeda. Namun dia memastikan ada peningkatan pendapatan untuk pengusaha.

“Pasti ada kenaikan pendapatan, tapi besarannya berapa itu tidak sama,” kata dia.

Tak hanya okupansi hotel, dari sisi akomodasi juga mengalami peningkatan serupa. Kapasitasnya juga mengalami peningkatan yang besar. “Paling tidak 20 ribu orang hadir,” kata dia.

Maulana mengatakan, acara bertaraf internasional ini sangat besar manfaatnya bagi masyarakat NTB, khususnya para pelaku usaha di sektor pariwisata. Perhelatan akbar ini juga menjadi momentum promosi pariwisata di Lombok atau NTB. Terutama tempat-tempat yang belum begitu populer namun memiliki keindahan alam yang luar biasa.

“Momentum MotoGP ini jadi ajang promosi bagi NTB, kalau dia ini sudah siap kembali membuka pariwista,” kata dia.

Dia berharap, dengan adanya gelaran MotoGP bisa meningkatnya pariwisata di NTB pada momentum berikutnya. Semisal libur lebaran dan libur akhir tahun.(yaya)