Penganiaya Wartawan di Madina Terancam Penjara 5 Tahun

Fokusmedan.com : Polda Sumut bersama Satuan Reskrim Polres Madina mengungkap kasus pengeroyokan empat tersangka penganiaya wartawan Jeffry Barata Lubis di Madina.

“Keempat tersangka memiliki peran masing-masing,” jelas Direktur Reskrimum Polda Sumut, Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja didampingi Kabid Humas, Kombes Pol Hadi Wahyudi di Mapoldasu, Senin (14/3/2022).

Keempat tersangka yakni, Awaluddin (26), Salamat (36), Edy Mansyur Rangkuti (41)  dan Rasoki alias Marzuki (40).

Ia menjelaskan, para tersangka melakukan pengeroyokan karena tersinggung setelah mengetahui korban akan mempublikasikan pemberitaan terkait masalah tambang ilegal terhadap ketua ormas PP berinisial AAN.

Peristiwa itu, lanjutnya, terjadi pada Jumat (4/3/2022) lalu sekira pukul 19.30 WIB, saat korban berada di Lopo Mandailing Kopi Desa Pidoli Lombanh, Kecamatan Panyabungan, Madina.

“Para tersangka mendatangi korban dan langsung melakukan pengeroyokan. Akibatnya, korban mengalami luka robek di wajah dan memar di tubuh, hingga melaporkan kasus itu ke Polres Madina,” ungkapnya.

Atas dasar iaporan itu, Direktur Reskrimum Polda Sumut, Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja membentuk tim dengan Satuan Reskrim Polres Madina melakukan penyelidikan.

“Hasilnya, pada Selasa (7/3/2022) sekira pukul 08.00 WIB, tim mengetahui persembunyian tersangka di kebun Rambung di Desa Janji Manahan, Kecamatan Batang Onan, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta).

Dari pengungkapan kasus itu, polisi menyita berbagai barang bukti dari masing-masing tersangka, di antaranya celana panjang, tali pinggang, 2 sepeda motor, KTP, kalung, handphone dan lainnya.

“Atas perbuatannya, para tersangka dijerat pasal 170 ayat (1) subsidair 351 ayat (1) KUHPidana tentang penganiayaan secara bersama dengan ancaman hukuman di atas lima tahun,” tandasnya.(ril)