Aturan Baru, Wisatawan Singapura Ingin ke Batam dan Bintan Kini Tak Perlu Karantina

Fokusmedan.com : Wisatawan yang hendak melakukan travel bubble di Batam dan Bintan kini tidak perlu melakukan karantina. Hal itu disampaikan Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto, dalam konferensi pers PPKM, Senin (7/3/).

“Terkait dengan travel bubble di Batam Bintan ini telah dibuat kebijakan sesuai arahan bapak Presiden tanpa karantina,” kata Menko Airlangga.

Padahal sebelumnya, Satgas Penanganan Covid-19 memperbarui aturan travel bubble di kawasan Batam dan Bintan dengan Singapura. Di mana Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN) tetap menjalani karantina walau negatif Covid-19.

Durasi karantina mengikuti aturan terkini, yakni 7 hari bagi yang baru vaksinasi dosis pertama dan 3 hari bagi yang sudah vaksinasi dua dosis dan booster.

Aturan di atas tertuang dalam Surat Edaran (SE) No. 10 Tahun 2022 tentang Protokol Kesehatan Pelaku Perjalanan Luar Negeri Mekanisme Travel Bubble di Kawasan Batam, Bintan, dengan Singapura dalam Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), yang diteken Ketua Satgas Penanganan COVID-19 Letjen TNI Suharyanto tertanggal 2 Maret 2022.

Namun, kini aturan tersebut diperbaharui kembali. Wisatawan tak perlu melakukan karantina. Diketahui bersama, skema travel bubble Batam dan Bintan-Singapura sudah dilakukan uji coba sejak 24 Januari 2022. Namun, hingga kini belum satu pun wisatawan Singapura datang ke Kepulauan Riau, karena menunggu otoritas Singapura mengeluarkan izin untuk lalu lintas perbatasan antar-negara.

Akhirnya setelah melalui proses yang cukup panjang, Pemerintah Singapura memutuskan membuka kembali akses bagi warga negara Singapura untuk berlibur ke Kota Batam.(yaya)