Ini Ancaman Gangguan Pertahanan di IKN Nusantara

Fokusmedan.com : Perpindahan ibu kota Nusantara (IKN) dari Jawa ke Kalimantan Timur akan mengubah posisi center of gravity (pusat perekonomian dan pusat pemerintahan). Pemerintah pun sudah mengidentifikasi ancaman pertahanan dan gangguan keamanan yang akan terjadi di IKN.

“Ini berdasarkan kajian mengidentifikasi ancaman pertahanan dan gangguan keamanan IKN,” kata Deputi Bidang Politik Hukum Pertahanan dan Keamanan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas, Slamet Soedarsono dalam Webinar Kehumasan Pemindahan Ibu Kota Negara disiarkan dalam YouTube Kementerian Sekretariat Negara dikutip Rabu (2/3).

Dia menjelaskan terdapat delapan gangguan ancaman pertahanan dan keamanan di IKN. Berikut detilnya:

1. Perbatasan darat dengan Malaysia 2.062 kilometer,

2. Alur laut kepulauan Indonesia II,

3. Mendekati Flight Information Region (FIR) negara tetangga (Singapura FIR, Kinabalu FIR dan Manila FIR),

4. Dalam radius jelajah Intercontinental Ballistic Missile atau Peluru Kendali Balistik Antarbenua (ICBM) negara tertentu,

5. Triangle terrorist transit,

6. Konflik horizontal,

7. Siber,

8. Kriminalitas.

“Ini potensi-potensi yang diidentifikasi, nah ini semuanya tidak ada satupun yang tertinggal disiapkan mitigasinya secara sungguh-sungguh,” ungkapnya.

Maka dari itu, Slamet mengungkapkan TNI-Polri akan dipindahkan terlebih dahulu pada 2023. Mereka akan memastikan memastikan menyiapkan penyiapan logistik untuk pembangunan IKN.

“Ini dikawal dengan ketat, sehingga proses pembangunannya mulus dan maksimal,” katanya.(yaya)