Militer Rusia Memasuki Kiev, Presiden Ukraina Pantang Letakkan Senjata

Fokusmedan.com : Serangan Rusia terus berlanjut Sabtu (26/2). Militer Rusia sekarang maju menuju Ibu Kota Ukraina, Kiev. Pertempuran jalanan pecah saat pejabat kota mendesak penduduk untuk berlindung.

Asap dan api terlihat membubung di atas Kiev. Tetapi saat fajar menyingsing, tidak segera jelas seberapa jauh tentara telah maju. Pejabat Ukraina melaporkan beberapa keberhasilan dalam menangkis serangan.

lg.php.gifPresiden Volodymyr Zelenskyy menegaskan tidak meninggalkan kota. Dia membantah klaim bahwa militer Ukraina akan meletakkan senjata adalah salah.

“Kami tidak akan meletakkan senjata. Kami akan melindungi negara,” katanya dilansir NBCNews.

NBC News belum memverifikasi tuduhan Menteri Luar Negeri Ukraina Dmytro Kuleba. Namun, ledakan dan tembakan terdengar di Kiev semalam di tengah para pejabat menggambarkan serangan pasukan Rusia.

Lebih dari 48 jam Rusia menyerang Ukraina. Informasi tentang korban sedang dikumpulkan.

“Kebakaran di gedung yang rusak itu padam Sabtu dan gedung sedang dievakuasi,” kata Layanan Darurat Negara Ukraina.(yaya)