Perang Ukraina Tidak Meluas, IHSG dan Rupiah Berbalik Menguat

Ilustrasi kinerja IHSG dan Rupiah. Ist

Fokusmedan.com : Setelah sempat terpuruk sebelumnya, IHSG pada perdagangan hari ini, Jumat (25/2/2022) ditutup menguat. IHSG menguat di level 6.888,17 atau naik 1.03%. Penguatan kinerja IHSG terdorong oleh membaiknya kinerja bursa di global.

Analis Pasar Keuangan Gunawan Benjamin mengatakan, perang yang pecah di Ukraina tidak menjadi sentimen negatif bagi pasar keuangan yang berkepanjangan. Kinerja pasar keuangan membaik seiring dengan perang yang kemungkinan besar hanya terfokus di wilayah Ukraina belum berpotensi meluas ke negara lainnya.

“Perang dunia ketiga meskipun terancam terjadi, namun sejauh ini kondisinya masih terkendali. Akan tetapi pelaku pasar terus memantau perkembangan perang itu sendiri seraya melihat dampak negatif terhadap ekonomi yang mungkin terjadi khususnya dampak perang terhadap harga komoditas yang berfluktuasi,” ujarnya.

Senada dengan kinerja IHSG, mata uang Rupiah juga diperdagangkan menguat. Meskipun rupiah sempat melemah hingga ke level 14.450-an per US Dolar. Pada perdagangan sore ini kinerja mata uang Rupiah menguat diperdagangkan dikisarab 14.365 per US Dolarnya.

“Pasar keuangan nasional kompak menguat di sesi perdagangan akhir pekan ini,” tambahnya.

Harga emas dunia yang sempat menguat hingga $1.968 per ons troy, berbalik arah dengan di transaksikan melemah dikisaran $1.916 per ons troy sejauh ini. Harga emas dunia terkoreksi setelah dilanda aksi profit taking serta perang yang belum berpotensi meluas ke wilayah lainnya.

“Pelaku pasar ke depan masih akan terus memantau perkembangan perang di Ukraina. Dan bila ke depan perkembangan perang mereda atau tidak menunjukan gejala meluas, maka pasar keuangan akan kembali ke sentimen ekonomi. Goncangan pada pasar keuangan kedepan sepertinya lebih akan terkendali,” pungkasnya.(ng)