Menteri Sandiaga Minta Kompetensi Pengelola Homestay Gili Tramena Ditingkatkan


Fokus
medan.com
: Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, meminta kualitas dan kompetensi pengelola homestay di Desa Gili Tramena, Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat untuk ditingkatkan. Terlebih desa wisata ini terletak di salah satu destinasi wisata prioritas.

“Ini agar para pengelola dapat memperkuat keberadaan homestay di destinasi super prioritas (DSP), mampu mengoptimalkan fungsi hunian, serta mampu memberikan pelayanan yang baik sesuai dengan standar internasional,” kata Sandiaga dalam kegiatan bimbingan teknis (bimtek) peningkatan kapasitas pengelola homestay di Desa Gili Tramena, Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat, Minggu (20/2).

Layanan yang berkualitas akan membuat wisatawan merasa puas. Sehingga wisatawan akan betah dan memperpanjang masa tinggal. Artinya kebangkitan dan pemulihan ekonomi dari sektor pariwisata dapat terwujud.

Peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) kepada para pengelola penginapan ini diharapkan bisa memberikan layanan yang berstandar hotel-hotel berbintang. Selain itu, bisa melahirkan ide-ide kreatif dalam memasarkan penginapannya. Semisal dengan membuat paket perjalanan wisata, hingga penggunaan teknologi digital.

“Ini juga bentuk peningkatan SDM kita agar pengelolaan sarana hunian wisata atau homestay, walaupun mungkin ada hotel-hotel berbintang, tapi homestay-homestay ini juga akan gemilang,” kata Sandiaga.

Kegiatan bimtek pengelolaan homestay ini telah diikuti oleh 50 peserta. Dia berharap dengan adanya kegiatan ini bisa menghasilkan pemerataan dari segi kebangkitan dan kepulihan ekonomi.

“Pelatihan ini kita harapkan menjadi lokomotif untuk kepulihan sektor parekraf dan kebangkitan ekonomi,” tandas Sandiaga.(yaya)