Polda Sumut Temukan Gudang Penyimpanan Minyak Goreng Jumlah Besar


Fokus
medan.com
: Tim Subdit I/Indag Dit Reskrimsus Polda Sumut bersama Satgas Pangan melakukan monitoring bahan pokok penting terhadap komoditas bahan pokok khususnya minyak goreng.

Monitoring ini berdasarkan perintah Kapolda Sumut tentang tim monitoring antisipasi enam komoditas bahan pokok penting.

Monitoring dilakukan di PT Indormarco Prismatama di Jalan Industri, Tj Morawa, Kabupaten Deliserdang, PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk di Jalan Kawasan Industri, Deliserdang dan PT Salim Ivomas Pratama Tbk di Jalan Sudirman, Petapahan, Kecamatan Lubuk Pakam, Kabupaten Deliserdang.

Direktur Reskrimsus Polda Sumut, Kombes Pol John Charles Edison Nababan menyebutkan, pihaknya mendatangi tiga gudang di kawasan Deliserdang dalam rangka monitoring bahan pokok penting dan komoditas khususnya minyak goreng yang mengalami kelangkaan.

“Polda Sumut dan Satgas Pangan melakukan monitoring terhadap sejumlah gudang bahan pokok penting terutama mengecek ketersediaan minyak goreng,” ujarnya.

Setelah dilakukan pengecekan di gudang PT Indomarco Prismatama, lanjutnya, ditemukan minyak goreng kemasan 1 liter dengan merek Parveen sebanyak 1.184 kotak atau 23.680 Pcs.

Selanjutnya, PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk ditemukan minyak goreng kemasan 1 liter dengan merek Parveen sebanyak 1.121 Karton atau 22.420 Pcs dan PT. Salim Ivomas Pratama Tbk ditemukan minyak goreng kemasan merek Bimoli sebanyak 25.361 kotak.

“Dari pengecekan itu kita menemukan salah satu gudang menyimpan minyak goreng dalam jumlah besar. Saat ini temuan tersebut sedang kami dalami,” tegasnya.

Pihaknya juga akan mengundang pemilik gudang untuk memberikan klarifikasi.

“Iya, kita akan undang untuk klarifikasi, Apakah Ada indikasi Penimbunan atau tidak, Tentunya jika ada indikasi pelanggaran hukum tentu kita akan proses,” pungkasnya.

Masyarakat juga kita imbau untuk tidak panik, karena pihaknya akan mengawasi dan menindak oknum yang merugikan masyarakat, kami juga sampaikan belilah minyak goreng sesuai kebutuhan.(ril)