Ketegangan Rusia-Ukraina Mereda, Harga Emas Dunia Anjlok

Ilustrasi logam mulia. Ist

Fokusmedan.com : Harga emas dunia turun setelah ketegangan antara Rusia dan Ukaraina mereda. Langkah Rusia menarik sebagian pasukannya di perbatasan Ukraina membuat permintaan pada aset safe haven berkurang, termasuk emas.

Melansir Bloomberg di laman Kompas.com, Rabu (16/2/2022) pada 9.50 WIB, harga emas spot turun 0,09 persen atau 1,64 poin ke 1.851,97 dollar AS per troy ounce. Begitu pula pada emas Comex kontrak April 2022 tercatat turun 0,16 persen atau 2,90 poin ke 1.853,30 dollar AS per troy ounce.

Tren harga logam mulia sempat naik seiring dengan memanasnya geopolitik Rusia dan Ukaraina. Peran emas sebagai investasi lindung nilai sempat terdorong menuju level 1.900 dollar AS per troy ounce di tengah tekanan geopolitik.

“Optimisme bahwa Rusia dapat menarik kembali beberapa pasukan adalah domino utama yang bisa membuat harga emas menjadi lebih rendah,” ujar Analis Pasar Senior di Oanda, Ed Moya.

Selain itu ia menilai, pergerakan harga emas juga dibayangi adanya proyeksi Bank Sentral Amerika Serikat atau Federal Reserve (The Fed) akan menaikan suku bunga acuan pada Maret 2022 mendatang.

Kebijakan The Fed menaikkan suku bunga akan berimbas pada peningkatan dollar AS, yang kemudian akan menekan harga emas, sebab kedua aset tersebut memiliki korelasi yang berlawanan.

Adapun pergerakkan harga emas global itu turut berpengaruh pada harga emas di pasar domestik. Harga emas di Indonesia, seperti pada emas Antam terpantau anjlok Rp 11.000 per gram pada hari ini, Rabu (16/2/2022).

Harga emas batangan Antam kini menjadi dibanderol Rp 946.000 per gram dari hari sebelumnya sebesar Rp 957.000 per gram.(ng)