Kebun Karet Sedang Alami Gugur Daun, Sumut Kekurangan Pasokan Bokar

Perkebunan karet di Sumut telah mengalami gugur daun. Ist

Fokusmedan.com : Memasuki pertengahan Februari ini, sebagian besar perkebunan karet di Sumatera Utara (Sumut) telah mengalami gugur daun. Saat pohon karet mengalami gugur daun 100%, produksi lateksnya sekitar 30% dari keadaan normal sehingga Sumut Kekurangan Bahan olah karet rakyat (Bokar).

Sekretaris eksekutif Gabungan Perusahaan Karet Indonesia Sumatera Utara (Gapkindo Sumut), Edy Irwansyah mengatakan, gugur daun yang terjadi ini adalah gugur daun alami atau gugur daun primer yang merupakan proses alami. Secara fisiologi tanaman menggugurkan daunnya untuk mengantisipasi ketersediaan atau kebutuhan air tanaman yang selalu terjadi pada musim kemarau.

“Persentase gugur daunnya bervariasi tergantung lokasi dan jenis klon karetnya. Pada saat pohon karet mengalami gugur daun 100%, produksi lateksnya sekitar 30% dari keadaan normal,” ujarnya, Rabu (16/2/2022).

Edy menambahkan, 0enurunan tertinggi terjadi pada saat pembentukan daun muda. Gugur daun di Sumatera Utara diperkirakan akan berakhir pada April yang akan datang dan keadaan ini membuat pabrik pengolahan karet kesulitan bahan baku.

“Berkurangnya pasokan ini berdampak pada meningkatnya harga pembelian lokal. Di pasar internasional juga sudah mulai menunjukkan peningkatan,” terangnya.

Menurut beberapa pelaku usaha, tambahnya, walaupun harga beli ditingkatkan, bahan baku yang dibutuhkan juga tidak dapat mencukupi. Sebab pasokan karet rakyat belakangan ini terus berkurang karena dikonversi ke tanaman lain.(ng)