Driver Ojol Dianiaya di Merdeka Walk

Driver ojol yang dianiaya. Ist 

Fokusmedan.com : Aksi barbar terjadi di Pusat Kota Medan, Merdeka Walk, Sabtu (12/2/2022) malam. Aksi bar barbar itu pun menyebabkan seorang driver ojek online mengalami luka serius dibagian mata sebelah kiri akibat hantaman lebih dari satu orang.

Sang driver ojol diketahui M Dicky Pranata (19) warga Jalan Ampera, Gang Utomo, Kecamatan Medan Tembung. Tak hanya itu salah seorang rekan sang ojol bernama M Rohit Amim Dilon (22) juga mengalami luka serius dibagian wajah dan tangan akibat terjatuh dari sepeda motor ketika hendak mengejar pelaku penganiayaan tersebut.

Setelah kejadian itu Dicky dan Rohit pun dibawa ke RS Vina Estetica Jalan Iskandar Muda untuk mendapatkan perawatan medis. Kemudian keduanya pun membuat laporan ke Polrestabes Medan dengan nomor laporan STTLP/B/517/lI/Yan/2.5/2022/SPKT Polrestabes Medan/Polda Sumatera Utara tanggal 13 Februari 2022.

Kepada waratawan Dicky menjelaskan asal muasal mengapa dirinya sampai dianiaya lebih dari satu orang.

“Awalnya aku nongkrong sama kawanku enam orang bang di Merdeka Walk. Terus datang pelaku ramai-ramai turun dari sepeda motor. Terus langsung mukul mataku bang. Pelaku lainnya pun ikut mukul aku. Aku enggak tahu sebabnya kenapa aku dikeroyok,” tutur Dicky.

Masih kata Dicky, setelah dikeroyok para pelaku pun kabur. Ia dan rekannya termasuk Rohit ikut mengejar. Nah ketika sampai di Jalan Gudang Dalam, sepeda motor yang ditunggangi Rohit ditendang pelaku hingga jatuh.

“Kawanku Rohit jatuh dari sepeda motornya karena ditendang pelaku dari belakang. Ya itulah wajah dan tangan luka serius bang,” ujarnya lagi.

Dia pun berharap agar Polrestabes Medan apalagi dengan Kapolrestabes Medan yang baru dilantik Kombes Pol Valentino Tatareda segera bertindak menangkap para pelaku yang bertindak barbar di Pusat Kota Medan.

“Biasanya ada polisi patroli yang mobile di seputaran Lapangan Merdeka. Ya kami berharap dengan kepemimpinan Pak Kombes Pol Valentino Tatareda ini supaya pelaku segera ditangkap dan diproses secara hukum yang berlaku,” harap Dicky. (Rio)