Vaksinasi Covid-19 Penting untuk Cegah Lonjakan Kasus Omicron di Sumut

Ketua TP PKK Sumut, Nawal Lubis meninjau vaksinasi booster. Ist

Fokusmedan.com : Ketua Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga Sumut (PKK) Sumatera Utara (Sumut) Nawal Lubis menekankan pentingnya vaksinasi dalam upaya mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19, terutama varian Omicron di daerah ini. Karena itu, masyarakat diharapkan untuk vaksinasi Covid-19 hingga dosis lengkap atau ketiga (booster).

“Vaksinasi ini dilaksanakan selama tiga hari yakni, Selasa-Kamis, 8-10 Februari 2022, pukul 08.00 WIB – 15.00 WIB. Diharapkan masyarakat dapat memanfaatkan dengan sebaik-baiknya kesempatan ini, cukup datang dengan membawa foto copy KTP,” ujarnya saat meninjau pelaksanaan vaksinasi booster bagi lanjut usia, UMKM, organisasi wanita hingga mitra Grab, Rabu (9/2/2022).

Vaksinasi booster penting untuk melindungi seluruh masyarakat, terutama kelompok yang rentan, dari ancaman virus Corona yang terus bermutasi, termasuk varian Omicron. Booster diperlukan untuk meningkatkan antibodi terhadap Covid-19, yang berkurang seiring berjalannya waktu.

Diketahui, hingga saat ini, untuk vaksinasi dosis pertama Sumut sudah mencapai 89,74% (10.248.408 orang), dosis kedua 57,57% (6.754.327 orang) dan dosis ketiga atau booster sudah mencapai 228.130 orang.

Nawal juga menyampaikan, PKK Sumut sebagai mitra pemerintah terus berupaya menyukseskan program vaksinasi ini, sebagai upaya mencegah tingginya masyarakat yang terpapar Covid-19.

“Ini salah satu upaya PKK Sumut dan perlu dukungan dari masyarakat untuk mencegah meningkatnya masyarakat yang terpapar Covid-19 varian Omicron,” jelas Nawal.

Pada kesempatan tersebut, Nawal juga terus mengingatkan agar masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan (Prokes) dengan memakai masker, menjaga jarak dan rajin mencuci tangan menggunakan sabun. Karena Prokes sangat efektif untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Nawal Lubis juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada tim dokter yang bertugas melakukan vaksinasi ini. “Saya mengucapkan terima kasih kepada bapak/ibu yang turut berperan serta, selamat bekerja, terima kasih telah membantu PKK Sumut dalam kegiatan vaksinasi ini,” katanya.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Sumut Ismail Lubis mengatakan, vaksinasi ini menargetkan 6.000 masyarakat selama tiga hari, dengan melibatkan 20 tim vaksinator dari Dinas Kesehatan Sumut, Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) H Adam Malik Medan dan Rumah Sakit Umum Swasta di Kota Medan.

“Ada 20 tim dokter yang disiapkan untuk melakukan vaksinasi booster jenis Pfizer, dengan dosis 0,15 ml dan berharap peran serta masyarakat untuk menekan angka terpapar Covid -19 varian Omicron,” harapnya.(ng)