Ancaman Perang Hingga Omicron Perburuk Kinerja Rupiah dan IHSG

Ilustrasi kinerja Rupiah. Ist

Fokusmedan.com : Kinerja IHSG dan Rupiah selama sesi perdagangan pecan ini berada dalam tekanan dan ditransaksikan di teritori negative. Kinerja pasar keuangan nasional begitu tertekan seiring dengan ekspektasi kemungkinan normalisasi kebijakan Bank Sentral AS atau The FED dalam waktu dekat ini.

Selain itu, ketegangan antara Rusia-Ukraina-AS turut memperburuk kinerja pasar keuangan global termasuk kinerja pasar keuangan di tanah air.

Namun pada perdagangan hari ini, IHSG mampu ditutup menguat 0.5% di level 6.600,81. Kinerja mata uang rupiah di sisi lainnya juga mengalami tekanan selama perdagangan di pekan ini meskipun selama sesi perdagangan di pecan ini Rupiah berfluktuasi dalam rentang 14.325-14.370 per US Dolar.

“Kinerja mata uang Rupiah sendiri secara rata rata masih lebih buruk dibandingkan dengan kinerjanya di pekan lalu,” kata Analis Pasar Keuangan Gunawan Benjamin, Rabu (26/1/2022).

Menurutnya, pelaku pasar masih menanti bagaimana Bank Sentral AS atau The FED dalam melihat prosfek perekonomian ke depan. Jadi di sisa perdagangan pekan ini, pasar keuangan sangat bergantung bagaimana nantinya The FED dalam memberikan arahaan kebijakan ke depan.

“Kalau sinyalemen kenaikan bunga acuan semakin dipertegas akan dilakukan dalam waktu dekat, maka pasar keuangan nasional masih berpeluang untuk mengalami tekanan,” tuturnya.

Dan setelah The FED mengeluarkan testimoninya nanti, sambungnya, pasar keuangan berpeluang untuk bergerak dalam dua arah yang berbeda dan cukup signifikan. Bisa membuat pasar keuangan bergerak menguat tajam, atau justru terkoreksi dalam, jadi kuncinya ada pada Bank Sentral AS.

Selebihnya pasar keuangan akan sangat dipengaruhi oleh sentiment teknikal yang mengindikasikan kemungkinan pasar keuangan akan bergerak dengan volatilitas yang cukup tinggi. Akan tetapi jika sinyalemen dari The FE nantinya buruk bagi IHSG, maka IHSG berpeluang untuk kembali turun dengan mendekati level support dikisaran 6.530.(ng)