Dinkes Sumut Keluarkan Surat Edaran Pencegahan dan Pengendalian Omicron


Fokus
medan.com
: Untuk pencegahan dan pengendalian Covid-19 dan munculnya varian omicron, Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor 440.443/1086/DINKES/1/2022.

Hal itu disampaikan Sekretaris Dinas Kesehatan Sumut dr Aris Yudhariansyah kepada wartawan, Minggu (23/1/2022).

“Surat Edaran ini untuk meningkatkan dukungan dan kerjasama pemerintah daerah, fasilitas pelayanan kesehatan, SDM kesehatan dan para pemangku kepentingan terkait dalam pelaksanaan pencegahan dan pengendalian kasus Covid-19 varian omicron,” sebutnya.

Untuk itu, lanjutnya, perlu dilakukannya pengetatan di pintu masuk ke wilayah Sumut seperti Asahan, Tanjungbalai, Batubara, Medan, Deliserdang, Tapanuli Utara, dan Sibolga.

“Perlunya pemeriksaan PCR bagi setiap pelaku perjalanan dan apabila ditemukan hasil PCR positif pelaku perjalanan luar negeri, harus rujuk resimen ke laboratorium Whole Genome Sequencing (WGS),” jelasnya.

Selanjutnya dilakukan karantina selama 10 hari di fasilitas karantina terpusat dan pemeriksaan entry dan exit test menggunakan pemeriksaan PCR dengan selang waktu 10 hari. Jika hasil pemeriksaan PCR positif maka harus dilanjutkan pemeriksaan S-Gene Target Failure (SGTF) di laboratorium BTKL Medan.

“Pembiayaan isolasi di rumah sakit dibebankan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN),” ujarnya.

Varian omicron ini diketahui berpotensi menular lebih cepat sehingga dikhawatirkan dapat menyebabkan penurunan kemampuan kekebalan dan efektivitas vaksin yang disertai bukti awal peningkatan risiko jika dibandingkan dengan varian lainnya.(riz)