Heboh Video Nakes Diduga Suntikan Vaksin Kosong ke Anak SD di Medan, Ini Kata Kapolres Belawan

Video yang menunjukkan seorang Nakes diduga menyuntikkan vaksin kosong. Ist

Fokusmedan.com : Sebuah video yang menunjukkan seorang tenaga kesehatan (Nakes) diduga menyuntikkan vaksin kosong ke anak SD di Medan beredar luas di media sosial (Medsos).

Dilihat wartawan, Jumat (21/1/2022) malam, video dengan durasi sekitar 26 detik ini menunjukkan seorang anak perempuan sedang duduk di kursi mengikuti vaksinasi Covid-19. Tepat disampingnya seorang nakes bersiap untuk menyuntikkan vaksin ke lengan siswa SD itu.

“Cita-citanya apa ini,” kata Nakes tersebut sembari memegang lengan anak SD.

Belum sempat sang anak menjawab, Nakes langsung mencucukan jarum suntik ke lengannya.

Tampak dalam video, Nakes tersebut menyentuh gagang suntik, tapi dorongan gagang tidak sampai kandas. Nakes itu lalu mencabut jarum suntik, dan membuangnya ke kotak limbah medis.

Diduga, dorongan gagang suntik vaksin yang tidak sampai kandas membuat orangtua siswa SD itu curiga kalau anaknya disuntik vaksin kosong.

Polisi yang mendapat informasi tersebut seketika turun melakukan penyelidikan untuk memastikan kebenaran video Nakes menyuntikkan vaksin kosong.

Kapolres Belawan AKBP Faisal Rahmat membenarkan kalau video vaksin itu terjadi di SD Wahidin Sudirohusodo di Jalan Kolonel Yos Soedarso, Martubung, Kelurahan Titi Papan, Kecamatan Medan Labuhan.

“Itu videonya sudah kita dalami, setelah kita selidiki ternyata video itu vaksinasi anak 6 hingga 11 tahun,” katanya.

Faisal menjelaskan pihaknya juga melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah Nakes yang terlibat dalam kegiatan vaksinasi.

“Para Nakesnya itu sudah di Polres sedang menjalani pemeriksaan. Hasilnya nanti kita kabari, Nakesnya dari salah satu rumah sakit di Medan,” ungkapnya.

Kapolres menjelaskan dengan beredarnya video ini, orangtua murid juga mempertanyakan apakah anaknya sudah divaksin atau belum.

“Sekolahnya di SD Wahidin, orangtuanya mempertanyakan apakah anaknya sudah divaksin atau belum,” tandasnya.(Rio)