Gubernur Sumut Dilaporkan ke KPK, Edy : Nanti Saya Laporkan Balik

 

Fokusmedan.com : Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi dilaporkan ke KPK oleh Gerakan Semesta Rakyat Indonesia yang diwakili Ismail Marzuki pada Kamis, (13/1/2022) kemarin.

Laporan ini terkait dugaan Gubernur Sumut menerima gratifikasi proyek pembuatan bronjong sungai di Sumut yang tak mengantongi izin dari kementerian.

Serta mengenai LHKPN yang dilaporkan Edy pada 2019 tak memasukan nama Taman Edukasi Buah Cakra yang memiliki luas sekitar 15 hektare lebih di daerah Deli Tua, Kecamatan Namorambe, Kabupaten Deli Serdang.

Informasi dihimpun, Sabtu (15/1/2022) Gubernur Sumut Edy memberikan tanggapan atas pelaporan ke KPK yang menyeret namanya.

“Nanti saya laporkan balik dia,” tegas Edy Rahmayadi kepada wartawan.

Gubernur mengatakan LHKPN ada pertanggungjawaban hartanya yang dilaporkan kepada pihak berwajib, dan KPK memiliki mekanisme sendiri untuk mengecek kebenarannya.

“KPK sudah turun, tak mungkin KPK gak turun untuk melakukan survei kebenaran apa yang kita laporkan (LHKPN),” jelasnya.

Edy pun mengaku heran mengapa ada kelompok yang melaporkannya ke KPK. “Kok seneng sekali orang-orang ini mau memenjarakan saya,” tandasnya.

 

(Rio)